Wow Seru, Sejam Pacu Adrenalin di River Tubing Cengkir Manis Tanjungrejo

oleh

Kudus, isknews.com – Setelah viralnya tempat wisata alam Bukit Puseran Angin yang menyajikan pemandangan alam luar biasa bak Raja Ampat di Papua Barat. Kini satu lagi destinasi wisata baru yang akan mengajak masyarakat Kudus menikmati keindahan alam sekaligus memacu adrenalin di sungai kawasan Cengkir Manis Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Jekulo dengan wahana river tubing.

River tubing adalah kegiatan menyusuri sungai dengan menggunakan ban karet sehingga kita akan bisa terhanyut dalam aliran sungai menuju tempat tertentu. Dengan memanfaatkan derasnya arus aliran sungai yang dianggap aman, akan membawa kita wisata di aliran sungai Logung.

Wana wisata river tubing ini ditarget bakal populer tak kalah menariknya seperti wana wisata serupa yang sudah terkenal di luar daerah. Keberadaan wisata cengkir manis yang viral ini menjadi peluang emas untuk lebih memaksimalkan kembali potensi yang ada di desa setempat.

Sejumlah pengunjung saat menjajal wisata rivertubing Cengkirmanis Tanjung Rejo, Jekulo Kudus (foto: YM)

Puluhan awak media telah diundang oleh Kepala Desa Tanjung Rejo Christian Rahardyanto untuk menjajal track river tubing yang dikonsep menjadi 4 check point dimana para pesertanya bisa mendarat sejenak di arae check point untuk sekedar melepas lelah dan menikmati ketela bakar dan minum kopi.

Chris optimis bakal mengembangkan wana wisata river tubing dengan tampil beda. Yaitu, dengan memanfaatkan keindahan panorama khas alam perdesaan dan suasana perbukitan. Selain itu, pengunjung juga akan difasilitasi objek-objek foto ciamik yang sangat cocok untuk para penikmat foto selfie.

“Insyaaah, untuk river tubing, dengan panorama yang elok, suasana sejuk yang sempurna, kejernihan air sungainya juga akan tetap kita jaga. Tidak hanya di sungai tapi di darat juga kita konsep, yang mana kita akan siapkan tempat spot-spot yang menarik,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, wana wisata river tubing ini juga memiliki tingkat ke-ekstreman yang berbeda yang bakal lebih menarik para penikmat wana wisata susur sungai. Dimana, ada 2 titik yang dianggap akan menjadi tantangan para river.

“Yang ekstrem, di jalur kita yang panjangnya sekitar 2,3 kilometer ini akan ada di dua titik, yaitu ada di Kedung Singo yang menjadi tantangan bagi calon pengunjung, karena disitu harus bisa menjaga keseimbangan, jadi tidak hanya untuk senang-senang saja, ada beberapa arus yang membutuhkan tenaga tangan dan kaki agar bisa melewati arus yang tenang,” terangnya.

Dari pantauan media ini, sebelum berangkat semua peserta diberikan briefing singkat oleh pimpinan para petugas pengamanan tentang kiat-kiat aman menjadi peserta arung sungai deras ini. Sejumlah petugas save guard juga disiapkan di sudut-sudut lokasi dengan tingkat kesulitan dan kemanan tertentu. Mereka akan mengamankan posisi peserta saat dalam keadaan sulit.

Lebih lanjut, terkait dengan paket wisata, dirinya mengungkapkan masih berdiskusi dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa setempat. Rencanya, selain river tubing, nantinya juga akan ada wana wisata lain seperti perahu kano, flying fox. Kemudian, ada juga konsep adventure fun, yang mana pengunjung nanti difasilitasi untuk bisa menyusuri keindahan sungai, serta menata ex-galian C sebagai pelengkap paket wisatanya.

“Perjalanan untuk river tubing ini durasinya sekitar 60 menit, kalau ada transitnya dahulu memakan waktu sekitar satu seperempat jam. Kalau kedalaman sungainya, nol start sampai finish bervariasi, mulai 20 cm sampai yang erdaam 1,8 meter,” imbuhnya.

Adapun terkait perizinan, lanjutnya, saat ini tengah diajukan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kabupaten Kudus. Diharapkan, proses perizinan tersebut bisa segera terselesaikan agar wana wisata river tubing di Desa Tanjung Rejo bisa dilounchingkan secara resmi.

“Sudah dilakukan peninjauan dari Disbudpar, tingga nunggu dari BBWS. Besar harapan kami, proses perizinan ini agar segera direalisasikan,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :