Jual Miras Oplosan, Pria Asal Welahan Diamankan Polisi

oleh
Foto: Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho menunjukkan barang bukti ratusan liter miras oplosan yang disita dari urmah milik Suwarno di Welahan, Rabu (11-4-2018) sore. (zaki/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Aparat Kepolisian Jepara terus menggencarkan operasi terhadap peredaran minuman keras (miras) khususnya miras oplosan. Yang terbaru, jajaran Satresnarkoba Polres Jepara mengamankan SW (49) warga Desa Kendeng Sidialit Kecamatan Welahan, penjual miras oplosan. Polisi mengamankan SW beserta sejumlah barang bukti di rumahnya pada Rabu (11-4-2018) sore.

Setiap harinya, pria yang mengaku juga bertani ini menjual miras oplosannya dicampur dengan jamu pegal linu bubuk. Dari kediaman pria yang sudah melaksanakan ibadah haji ini, disita lima jerigen alkohol masing-masing berisi 20 liter. “Ini biasa dicampur buat jamu pegel-pegel pak,” kata SW kepada Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

TRENDING :  14 Cabor Dipertandingkan di POPDA 2017

SW mengaku biasa membeli alkohol dari sebuah toko di Semarang. Untuk tiap jerigennya, katanya, dibeli seharga Rp.800 ribu dengan kadar alkohol sekitar 60 persen. “Tahu dari teman-teman belinya dari sana. Kalau untuk ngoplosnya juga dari teman,” akunya.

Dihadapan petugas, SW juga mempraktekkan cara mengoplos miras tersebut. Untuk satu teko, dirinya mencampur satu gelas alkohol dengan air, pewarna, gula hingga perasa. Setelah jadi, dia menjualnya secara ecer per gelas yang dicampur dengan jamu pegal linu.

TRENDING :  Ketua DPRD Pengganti Andi, Diumumkan Pekan Depan

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, miras oplosan yang dijual oleh pelaku sangat berbahaya. Hal ini lantaran yang bersangkutan tak memiliki dasar pengetahuan saat mengoplos minuman. Yang bersangkutan diketahui asal dalam mencampur alkohol dengan bubuk jamu. “Tersangka ini tidak punya izin serta tidak tahu aturan secara kesehatan dan asal campur saja sehingga berbahaya,” ujar Kapolres.

TRENDING :  Produksi Jagung Naik 12 Ribu Ton

Lebih lanjut Yudi menambahkan, sekarang ini pihaknya memang memberikan perhatian yag lebih terhadap peredaran miras oplosan sesuai dengan instruksi dari pimpinan. Hal ini terkait dengan banyaknya korban jiwa di beberapa daerah akibat miras oplosan. “Selain berdampak menyebabkan korban jiwa bagi peminumnya, dampak lainnya yakni kerapkali tawuran dari penonton pertunjukan musik dan terakhir menyebabkan korban jiwa,” tandas Kapolres. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :