Vaksin Sinovac Tiba di Kudus, Senin Pencanangan Pertama Oleh Plt Bupati di RSUD Kudus

oleh -252 kali dibaca
Seorang petugas RSUD saat menurunkan kiriman vaksin dari DKK Kudus (foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Sebanyak 11280 vial vaksin sinovac telah tiba dan diserahkan di Di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, siang tadi, Sabtu (23/01/2021).

Menurut pelaksana tugas Kepala DKK dr Andini Aridewi menyebutkan, vaksin yang tiba untuk tahap pertama ini selanjutnya akan di alokasikan sebanyak 5.618 untuk sejumlah tenaga kesehatan di Kudus.

“Vaksin sudah kami ambil tadi siang. Sejumlah 11.280 vial dengan sasaran para petugas tenaga kesehatan sebanyak 5.618 dengan pelaksanaan mulai tanggal 25 hingga 28 Januari untuk tahap satu,” kata Andini, Sabtu (23/01/2021).

Sementara itu oleh DKK, RSUD mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 250 vial yang akan diperuntukkan bagi nakes di lingkungan rumah sakit milik Pemkab Kudus tersebut.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Aziz Achyar mengatakan, dengan diterimanya alokasi vaksin tersebut, RSUD dr Loekmono Hadi berencana melaksanakan vaksinasi tahap awal pada hari Senin (25/1) mendatang.

“Dalam pencanangan vaksinasi Covid-19, Plt Bupati Kudus HM. Hartopo menjadi orang pertama di Kabupaten Kudus yang akan disuntik vaksin. Kemudian dilanjutkan forkopimda. Lalu diikuti nakes RSUD,” kata Aziz Achyar.

Menurut Aziz, sebagian dari alokasi vaksin sejumlah 250 vaksin tersebut sudah diterima pada Sabtu (23/1) dan senin (24/1) akan ditambah lagi.

“Besok Senin ada 250 vial vaksin dari DKK,” uajarnya.

Terkait teknis vaksinasi, akan dilaksanakan dengan mengikuti prosedur dan program yang diterapkan oleh pemerintah. Begitu juga persiapan dan tata laksananya. Sementara sistematis penyuntikan sendiri harus berdasarkan ketentuan atau registrasi terlebih dahulu.

“Untuk selanjutnya, vaksinasi perharinya kami target 200 orang,” imbuhnya.

Proses pelaksanaan vaksinasi ini sekitar 45 menit, dari awal pelaksanaan sampai akhir observasi. Adapun beberapa tahap yang dilalui yaitu pendaftaran, validasi data, screening, pelaksanaan imunisasi, dan observasi.

“Jika ada gejala selama proses observasi maka akan dilakukan tata laksana di ruang KIPI oleh dokter spesialis terkait. Demi menjamin keamanan vaksin, kami sudah sediakan tempat khusus sesuai SOP dan kondisinya Alhamdulilah steril,” katanya.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus berharap proses pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kudus utamanya di RSUD nanti bisa berjalan lancar dan berharap masyarakat jangan takut mendapatkan vaksin covid 19 ini.

“Sebab vaksin ini sdh mendapatkan sertifikat halal dari majelis ulama indonesia, disamping juga vaksin dari sinovac ini adalah in active virus atau dari virus yang sudah dimatikan jadi tidak berbahaya,” kata dia.

Selain itu kata dia, pemberian vaksin ini bertujuan untuk memberikan kekebalan individu kita, juga memberikan kekebalan komunitas atau herd immunity.

“Sehingga akan memutus mata rantai penularan covid 19, dan mengakhiri pandemi covid 19,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.