
Ketua LGNOTA Yuliyati Junaidi mengatakan dari jumlah 1.335 siswa penerima bantuan LGNOTA 2017 terdiri dari 825 siswa SD/MI dan 510 siswa SMP/MTs. Bantuan anak asuh 2017 ini, dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama bulan April untuk delapan kecamatan yaitu Jepara kota, Tahunan, Batealit, Mlonggo, Pakis Aji, Bangsri, Pecangaan dan Kedung. Sedangkan untuk tahap kedua nanti rencananya diserahkan pada bulan Oktober untuk Kecamatan Kembang, Keling, Donorojo, Kalinyamatan, Nalumsari, Welahan, Mayong dan Karimunjawa.
Sesuai peran LGNOTA yaitu membantu pemerintah dalam penuntasan wajib belajar pendidikan dasar (wajar dikdas) 9 tahun melalui penyaluran dana asuh kepada siswa kurang mampu. Dana ini sebagai dana pribadi siswa dalam pendidikan yang masih menjadi tanggung jawab orang tua. “Saya berharap bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan peralatan sekolah (alat tulis), perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas dan seragam,” ujarnya.
Yuliati menambahkan, dana untuk bantuan anak asuh ini berasal dari para donatur sepeti pejabat OPD, BUMD, bank, Baznas hingga eleman-elemen lain. Harapannya para donatur ini bisa menjadi OTA lestari atau orang tua asuh yang memberikan bantuannya setiap tahun secara berkelanjutan. “Kita berharap bantuan diberikan secara kontinue setiap tahun,” tandasnya. (ZA)






