15 Desa Rawan Pada Pilkades Serentak Besok, Jadi Titik Perhatian Polres Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Pada Pilkades serentak 2019 di 115 Desa di Kabupaten Kudus Kepolisian Resor Kudus bakal mengarahkan seribu lebih personel gabungan yang juga terdiri dari selain Polri ada TNI diterjunkan dalam pengamanan Pilkades Serentak di 115 desa yang ada di Kabupaten Kudus pada 19 November esok. 

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan ada 15 desa di Kabupaten Kudus yang masuk dalam kategori rawan yang tersebar di beberapa kecamatan. Kerawanan ini disebabkan faktor pemilih yang besar dan tanah bengkok yang luas, serta faktor-faktor lainnya.

Bupati Kudus dan Forkopimda saat melakukan perngecekan persiapan ranmor pemgamanan Pilkades 2019 Kabupaten Kudus (Foto: YM)

“Tanah bengkok kades merupakan salah satu titik rawan yang harus diantisipasi sebab ini menjadi awal money politics. Berbeda dengan desa yang ada di kota tidak punya tanah bengkok mereka tidak memperebutkan tanah bengkok tersebut,” kata Kapolres usai memimpin Upacara pergeseran pasukan di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (18/11/2019).

TRENDING :  Doakan Mahasiswa Kendari Yang Gugur Tetembak Peluru Aparat, IMM dan PMII Kudus Gelar Salat Gaib

Selain itu dirinya menyampaikan Satuan Reskrim dan Satuan Intelnya untuk mengawasi adanya pergerakan money politics ataupun serangan fajar saat penyelenggaraan Pilkades Serentak 2019 besok.

“Kami akan antisipasi ini (money politics) dengan menerjunkan dua satuan langsung, yakni intel dan reskrim,” kata Kapolres Kudus AKBP Saptono ketika ditemui awak media di Pendopo Kabupaten Kudus

TRENDING :  Ganti Ban, Truk Bermuatan Jagung Di Sondol Fuso

Walau dirasa tidak bisa menghilangkan secara kesuruhan terkait praktik buruk ini, Saptono yakin, pihaknya bisa menekan angka serangan fajar yang bisa saja terjadi kapanpun dan dimanapun.

“Harapannya bisa menekan angka politik uang yang mungkin saja terjadi,” ujarnya.

Hanya, masyarakat juga diminta turut andil dalam hal ini. Salah satunya dengan menolak politik uang dan memilih berdasarkan pilihan hati. Terlebih pada figur dari calonnya yang diharapkan.

“Jadi jangan dilihat dari seberapa banyak isi amplopnya,” lanjutnya.

Sebelumnya Plt Bupati Kudus Muhammad Hartopo ditempat yang sama juga meminta para calon kades untuk tidak melakukan money politics dalam pelaksanaan Pilkades dan sportif karena berniat sama-sama membangun desa.

TRENDING :  Riak Pilkades Desa Ngembalrejo Bae, Kedua Kubu Sudah Bersalaman

“Kalau diawali dengan money politics nantinya setelah jadi akan mikir cara pengumpulkan uang untuk bayar utang. Sehingga melakukan penyelewengan dana desa atau Alokasi dana desa (ADD) untuk kepentingan pribadi bukan untuk pembangunan desa,” ungkapnya.

Sementara Dandim 0722 Kudus, Letkol Arm Irwansyah kembali menegaskan jika pihaknya akan bersifat netral dalam Pilkades pada tahun ini. Walau diakui memang beberapa anggotanya tengah maju dalam pemilihan kepala desa di tahun ini.

“Kami tegaskan netral dalam hal ini ,” ucapnya.

Pihaknya juga siap mendukung dan mewujudkan ketahanan wilayah yang kondusif selama Pilkades serentak besok. “Kami tentunya siap dalam hal ini,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :