168 SD Habis Masa Akreditasi Tahun 2021, Disdikpora : Bisa Dipersiapkan dari Sekarang

oleh -161 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sejumlah 168 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kudus tercatat sudah habis masa akreditasi tahun 2021.

Untuk diketahui masa berlaku akreditasi sekolah/madrasah berlaku hingga 5 tahun. Apabila habis masa berlaku maka sekolah/madrasah harus melakukan pengajuan akreditasi kembali.

Berdasarkan Surat Edaran Hasil Perpanjangan Akreditasi Sekolah / Madrasah dari BAN-SM menyebutkan beberapa sekolah mendapatkan perpanjangan akreditasi yang habis masa berlakunya sampai dengan bulan Desember 2021 selama satu tahun.

Lantaran itu, bagi sekolah Madrasah yang memperoleh perpanjangan akreditasi 1 (tahun) akan menjadi sasaran visitasi tahun 2022, sehingga perlu menyiapkan pelaksanaan visitasi 2022.

“Kami berharap sekolah yang nanti akan melaksanakan akreditasi bisa mempersiapkan diri dari sekarang, sehingga tidak mendadak. Meskipun jadwal pelaksanaan belum ditentukan oleh badan akreditasi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuna Widada.

Selain itu, lanjutnya, apabila persiapan dilajukan dari awal, sekolah dapat mengevaluasi apa yang harus dilakukan untuk melengkapi kekurangan.

Kepala SDN 3 Wergu Wetan, Endang Sulistiyowati, menuturkan, akreditasi sekolah setempat seharusnya habis masa berlaku pada 28 Oktober 2021. Namun, mendapat perpanjangan dari BAN-SM hingga 31 Desember 2022.

“Perpanjangan tersebut kami dapatkan berdasarkan SK dari BAN-SM nomor: 347/BAN-SM/SK/2021,” ujar Endang, Senin (11/04/2022).

Kepala SDN 3 Wergu Wetan Kudus, Endang Sulistyowati tengah mempersiapkan berkas untuk akreditasi sekolah

Meskipun habis masa berlakunya masih di akhir tahun nanti, Endang menuturkan sudah melakukan beberapa persiapan untuk kegiatan visitasi.

“Walaupun jadwalnya kita belum tahu kapan, entah tahun ini atau diundur lagi, kita tetep nyicil untuk persiapan akreditasi,” katanya.

Adapun beberapa hal yang sudah dipersiapkan oleh Endang, seperti menentukan simulasi skoring hasil akreditasi pada indikator pemenuhan relatif. Kemudian, menyusul untuk 4 komponen dan indikator yang terdiri dari Mutu Lulusan, Proses Pembelajaran, Mutu Guru, dan Manajemen Sekolah.

“Kita sambil jalan sambil mempersiapkan, karena sebentar lagi kan kelas 6 ada ujian sekolah juga. Jadi kita selesaikan dulu yang menjadi prioritas,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh SDN 2 Getas Pejaten, Muslih Noor. Sekolah setempat mendapatkan perpanjangan akreditasi sampai Desember 2021.

Pihaknya pun melakukan persiapan visitasi secara bertahap. Meskipun, Muslih mengaku memang belum ada persiapan yang matang untuk kegiatan akreditasi sekolah.

“Kemungkinan 2 bulan mendatang kita sudah fokus untuk persiapan akreditasi, untuk saat ini memang belum. Tapi dari sekarang kita tetap mulai menyiapkan secara bertahap,” katanya saat ditemui di sekolah, Senin (11/04/2021).

Muslih menuturkan, untuk persiapan secara fisik sudah ada 80 persen kesiapan. Namun, masih membutuhkan penataan ruang dan kebersihan yang lebih maksimal lagi.

“Kita memang terkendala ruang UKS dan Perpustakaan yang belum maksimal penataannya, jadi kendalanya disitu,” ujarnya.

Sedangkan untuk administrasi, lanjut Muslih, sudah mulai dicicil sebagian. Mengingat, bulan Ramadhan masih disibukkan dengan kegiatan pembelajaran dan siswa. Maka dia menargetkan akan mulai fokus menggarap perihal akreditasi usai lebaran nanti. (MY/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.