5000 Pekerja PT Djarum Ikuti “Serbuan Vaksinasi Nasional” Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 75

oleh -1.113 kali dibaca
Salah seorang pekerja di PT Djarum saat dilakukan vaksinasi (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sebanyak 5000 pekerja PT Djarum hari ini dijadwalkan dilakukan vaksinasi pada even “Serbuan Vaksinasi Nasional -TNI-Polri Sehari Satu Juta Orang Serentak di 34 Wilayah Polda Jawa Tengah” dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke 75 Tahun.  Acara yang digelar dihalaman parkir GOR Djarum Jati, merupakan kerjasama antara Polres Kudus dan PT. Djarum. Dalam kegiatan ini hadir pula Kapolres Kudus, AKBP Aditya Surya Dharma lalu Dandim 0722 Letkol Kav Indarto, Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Badai Ismoyo serta Ketua DPRD Kudus, Masan dan Ketua PN Kudus Singgih Wahono, Sabtu (26/06/2021).

Dalam jumpa pers, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan kegiatan pada hari ini merupakan secara serentak diwilayah 34 polda diseluruh Indonesia. Dan kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program pemerintah sehari 1 juta vaksin. Sekaligus dalam rangka Hari Bhayangkara ke 75 tahun.

“Untuk kegiatan hari ini kami tergetkan ada 5.000 orang yang divaksin dan mereka yang divaksin ini semua masyarakat Kudus dan sekitarnya yang  berusia 18 tahun ke atas. Baik itu buruh, ASN, pegawai swasta maupun profesi yang lain,” kata AKBP Aditya Surya Dharma, Sabtu (26/6/2021).

Untuk pelaksanaan vaksinasi secara umum di Kudus kata kapolres, selama ini dari hasil monitor melalui Dinas Kesehatan rata – rata per hari mampu mencapai 3.000 orang yang divaksin. Bahkan pernah mencapai 5.000 orang dalam  satu hari.

Kapolres dan forkopimda Kudus saat jumpa pers pada acara vaksinasi bagi para pekerja di arena parkir PB Djarum Kudus (Foto: YM)

Terkait varian Delta Covid-19 yang sudah menyebar di Kudus, Kapolres menegaskan bahwa upaya untuk menekan angka kasus penyebaran itu tetap sesuai dengan perintah Presiden dan Kapolri yakni melaksanakan PPKM mikro. Selama ini PPKM mikro dianggap masih relevan untuk menekan angka kasus Covid-19.

Sementara itu Dandim 0722 Kudus, Letkol Kav Indarto dalam kesempatan itu meminta kepada para awak media agar ikut gencar memberitakan manfaat vaksin untuk mengcounter berita – berita hoax terkait vaksinasi yang beredar dimasyarakat.

Salah satu peserta, Rina (28) buruh Djarum mengaku sangat lega setelah divaksin. Dia mengaku selama ini was – was karena dia mendengar bahaya vaksin bagi tubuh. Namun kini dia mengaku senang dan tidak ada rasa khawatir setelah divaksin.

“Alhamdulillah, saya lega mas setelah mendapatkan suntikan vaksin ini. Sebelumnya saya was – was karena banyak informasi yang menyatakan bahaya vaksin bagi tubuh. Tetapi setelah saya menjalani sendiri dan tidak ada gejala apapun, saya sangat lega sekali. Nanti akan saya sampaikan ke tetangga dirumah agar mereka tidak usah takut untuk divaksin,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :