548 Mahasiswa KKN Unisnu Ditarik

oleh -229 Dilihat

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sebanyak 548 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama ditarik kembali. Penarikan dilakukan langsung bupati Jepara Ahmad Marzuki Selasa (20/02) di Pendopo Kabupaten Jepara. Hadir dalam kesempatan itu Ketua umum Yaptinu Jepara Ali Irfan Muhtar dan Rektor Unisnu Dr. Sa’dullah Assaidi.

Dalam sambutannya Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan KKN di lima kecamatan di Kabupaten Jepara. Disampaikan Bupati, setelah KKN ini mereka diminta untuk tetap melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat. “Setelah KKN ini, pengabdian masyarakat harus terus dilanjutkan untuk membangun Jepara tercinta,” paparnya.

Dikatakan bupati, kreatifitas para mahasiswa sangat dibutuhkan dalam membangun desanya masing-masing. Dengan berbagai macam bekal ketrampilan selama menuntut ilmu di Unisnu Jepara, bisa diaplikasikan dalam kehidupan yang sebenarnya yaitu di tengah masyarakat.

Sementara, Rektor Unisnu DR. Sa’dullah Assaidi mengatakan program KKN ini adalah proses penjabaran hidup. Sebagai upaya kompetensi untuk dapat membuktikan diri apakah bisa berhasil atau tidak dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk itu, setelah usai melaksanakan tugasnya, mereka (mahasiswa KKN), diminta untuk melanjutkan pengabdiannya kepada civitas akademika. Dengan mengajak masyarakat untuk melanjutkan di perguruan tinggi Unisnu Jepara.

“Sebagai upaya kaderisasi, paling tidak, satu mahasiswa bisa mengajak lima calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Unisnu,” tandasnya. (ZA)

No More Posts Available.

No more pages to load.