Bangkitkan UMKM Warga, Mahasiswa Ini Gelar Diskusi dan Penyuluhan Taktik Pemasaran Digital

oleh -254 kali dibaca
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 111 saat menggelar dsikusi dan penyuluhan mengenai strategi digital marketing di Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal (Foto: istimewa)

Kendal, isknews.com – Di tengah kemajuan teknologi yang bergerak lebih cepat dari sebelumnya, pemasaran digital memungkinkan bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Selain itu, juga dapat menjalin lebih banyak hubungan dan keterlibatan yang lebih dekat dengan calon pelanggan. Terkait hal tersebut diperlukan strategi dan taktik pemasaran digital, terutama bagi para pelaku UMKM di desa-desa.

Terkait hal tersebut mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 111, menilai perlu digelar sebuah forum diskusi dan penyuluhan kepada para pelaku UMKM khususnya di Desa tempat mereka ber KKN yakni Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal untuk lebih mendongkrak metode pamasaran dengan platform digital.

Menurut salah seorang peserta KKN yang sekaligus menjadi pembicara dalam diskusi tersebut Muhammad Akmalul Ihsan, mengatakan kegiatan yang ia dan rekan-rekannya gelar ini berupa diskusi dan penyuluhan tentang taktik digital kepada warga Desa Pagertoyo, Rabu (06/03/2024).

“Cuaca yang terkesan dingin tidak menghalangi para pelaku UMKM untuk mengikuti diskusi digital marketing, penyuluhan, sekaligus launching Web UMKM desa Pagertoyo. Diskusi dan penyeluhan ini merupakan diskusi dari tindak lanjut ilmu yang diterapkan mahasiswa dari hasil mengenyam mata kuliah elektronik bussines, PTI di Universitas PGRI Semarang,” kata dia.

Menurutnya, banyak hal yang didiskusikan dari mulai rule’s marketing (peraturan pemasaran), tahapan pemasaran, dan cara memasarkan produk UMKM melalui salah satunya platform digital web yang khusus dibuat untuk warga pagertoyo yaitu umkmpagertoyo.com.

“Antusiasme warga dalam berpartisipasi yang dapat dilihat dari cara warga mendapat informasi dan mulai membuka gawainya untuk memuat halaman web UMKM Pagertoyo,” kata Akmal.

Tentunya kata dia, dalam diskusi ini juga mendapat banyak masukan, saran, dan kritik untuk memperluas dan menggaet tak hanya pasar UMKM, namun juga bidang usaha jasa-jasa lainnya yang ada di desa Pagertoyo.

“Metode pemasaran pola digital ini tidak hanya mengubah cara kita melihat pasar, tetapi juga membuka peluang baru yang menarik bagi para pelaku UMKM. Dengan memanfaatkan teknologi ini secara efektif, warga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memenuhi tuntutan pasar yang terus berkembang secara dinamis,” tuturnya.

Ditempat yang sama, ketua RT 3 Agus Noto menyampaikan, keberlangsungan media digital sebagai alat untuk pemasaran ini harus bisa berlanjut dan diteruskan kepada warga desa agar tetap berkembang, berkesinambungan, dan memberi manfaat untuk perekonomian masyarakat Pagertoyo.

“Semoga dengan diskusi dan penyuluhan terkait strategi pemasaran dengan pola digital dari adik-adik mahasiswa ini akan mendongkrak iklim UMKM di Desa Pagertoyo,” ujar Agus Noto. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.