64 Paskibraka Kudus Resmi Dikukuhkan, Pelukan Orangtua Jadi Energi Tugas Mulia

oleh -264 Dilihat
Salah seorang anggota Paskibra Kudus usai upacara pengukuhan dan dipeluk haru oleh ibunda, Jumat 15/8/2025 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dukungan keluarga menjadi energi tersendiri bagi 64 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kudus yang dikukuhkan di halaman Pendapa Kabupaten, Jumat (15/8/2025) sore.

Usai dikukuhkan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, seluruh anggota Paskibraka langsung menerima pelukan hangat orangtua dalam momen penuh bangga dan haru.

Adegan itu menjadi puncak perjalanan panjang mereka sejak tahap seleksi hingga latihan intensif. Tangis haru pun pecah, baik dari anggota Paskibraka maupun orangtua yang melihat buah hatinya berdiri tegak mengenakan seragam kebanggaan.

Bupati Sam’ani Intakoris mengungkapkan, pihaknya sengaja mengundang para orangtua agar dapat menyaksikan langsung keberhasilan anak-anak mereka.

Menurutnya, dukungan keluarga adalah salah satu faktor penting bagi keberhasilan Paskibraka dalam menjalankan tugas mulia pada upacara 17 Agustus mendatang.

“Memang sengaja kami undang (orangtua) supaya mereka melihat sendiri putra-putri kebanggaan ini resmi dikukuhkan. Saya doakan semuanya sukses menjalankan tugas dan meraih cita-citanya,” kata Sam’ani.

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton, juga menyampaikan doa dan dukungan. Ia mengingatkan bahwa tugas Paskibraka bukan hanya mengibarkan bendera, tetapi juga menanamkan semangat nasionalisme dan patriotisme yang akan melekat seumur hidup.

“Pesan saya, jalankan tugas dengan baik. Mari bersama-sama menanamkan rasa cinta tanah air dan menjaga semangat kebangsaan,” ujarnya.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus, Mohammad Fitriyanto, menambahkan, seluruh anggota Paskibraka telah melewati seleksi ketat mulai dari pendaftaran hingga penetapan. Mereka juga menjalani pemusatan latihan selama 20 hari untuk mempersiapkan fisik dan mental.

“Asupan vitamin dan gizi juga kami perhatikan agar stamina tetap terjaga. Harapan kami, anak-anak ini bisa bertugas optimal saat pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus nanti,” katanya.

Bagi para orangtua, prosesi pengukuhan ini adalah bukti kerja keras putra-putri mereka. Sementara bagi anggota Paskibraka, pelukan dan doa dari keluarga menjadi sumber kekuatan yang akan mereka bawa saat melangkah di upacara puncak peringatan kemerdekaan.

Upacara pengukuhan pun ditutup dengan suasana akrab dan penuh kebanggaan, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.