Djarum Foundation Apresiasi Pengibar Bendera Pusaka I Dewa Ayu Firsty, Tabungan Pendidikan

oleh -839 kali dibaca
Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Elizabeth Lydia saat menyerahkan secara simbolik Tabungan Pendidikan kepada I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi, siswa SMA Negeri 2 Kudus sang pembawa bendera pusaka pada upacara 17 Agustus di Istana Merdeka (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – I Dewa Ayu Firsty Meita Dewanggi, siswa SMA Negeri 2 Kudus sang pembawa bendera pusaka pada upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, dua pekan lalu kini kembali ke kota kelahirannya.

Kedatangan Firsty beserta kedua orangtua disambut oleh Bupati Kudus, Dr. HM. Hartopo, ST, MM, MH, Sekretaris Disdikpora Kudus beserta jajarannya, dan tim Djarum Foundation di Kantor Bupati Kudus.

Beragam apresiasi diberikan kepada Firsty, mulai dari sambutan meriah hingga tabungan pendidikan dari Djarum Foundation, Selasa (30/08/2022).

Selepas bersantap pagi bersama Bupati, Firsty dan kedua orangtua melanjutkan perjalanan ke SMA Negeri 2 Kudus, diiringi marching band SMK Wisuda Karya Kudus. Arak-arakan tersebut mengundang perhatian warga Kudus yang saat itu turut hadir menyaksikan kepulangan Firsty.

Saat menginjakkan kembali kakinya di SMA Negeri 2 Kudus, Firsty disambut hangat oleh kepala sekolah, jajaran guru, dan teman-teman sekolahnya.

“Tidak hanya berprestasi secara akademik, Firsty juga aktif mengikuti beragam kegiatan di sekolah, salah satunya Paskibraka. Dia selalu bilang ke saya ingin sampai ke Istana dan berhadap langsung dengan Pak Jokowi. Puji Tuhan bisa tercapai,” ujar Kepala Sekolah, Nur Afifudin.

Nur terlihat bangga bercampur haru saat menceritakan kembali perjalanan Firsty sampai ke Istana. Menurutnya, prestasi Firsty ini merupakan inspirasi yang luar biasa, tidak hanya untuk siswa di SMA Negeri 2 tapi juga semua siswa-siswi di Kabupaten Kudus. Sebuah inspirasi untuk berani bermimpi besar dengan memulai langkah yang kecil disertai keyakinan yang kuat.

Pada acara penyambutan di sekolah, Firsty berkesempatan untuk membagikan pengalamannya dengan guru dan teman di SMA Negeri 2 Kudus. “Sempat merasa tidak percaya diri dan minder, tapi selalu ingat pesan orangtua dan guru-guru di sini, jadi semangat lagi,” ujar Firsty.
Setelah melewati beragam latihan fisik hingga seleksi berlapis akhirnya Firsty bisa lolos menjadi anggota Tim Pancasila Tangguh dan bertugas membawa bendera pusaka.

Atas prestasi yang membanggakan tersebut, Djarum Foundation juga beragam apresiasi diberikan kepada Firsty. Salah satu apresiasi yang didapatkan adalah tabungan pendidikan senilai Rp50.000.000 dari Djarum Foundation.

“Firsty telah membuktikan bahwa dengan ketekukan dan tekad yang kuat, kita pasti bisa meraih mimpi yang besar sekalipun. Apresiasi yang kami berikan diharapkan juga dapat membangkitkan semangat siswa-siswi yang lain untuk turut aktif dalam kegiatan Paskibraka ataupun kegiatan lain sebagai bentuk cinta tanah air. Generasi yang kuat pastinya dimulai dari rasa cinta dan bangga dengan Indonesia,” ujar Elizabeth Lydia, Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation, saat ditemui di SMA Negeri 2 Kudus.

Selain Firsty, Djarum Foundation juga turut memberikan apresiasi kepada 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera di tingkat provinsi dan kabupaten berupa tabungan pendidikan dengan total senilai Rp130.000.000. Apresiasi diberikan atas usaha, tekad, dan kerja keras siswa-siswi dalam berlatih menjadi Paskibraka dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia.

Sebelumnya, saat diterima di Pendopo Kabupaten Kudus, Bupati Hartopo menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan anggota Paskibra asal Kudus dalam melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga dapat mengharumkan dan menjaga nama baik pribadi, keluarga, sekolah, maupun Kabupaten Kudus.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya ucapkan selamat. Sangat apresiasi atas terselesaikannya tugas adik-adik dengan baik sebagai anggota Paskibraka baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kudus, semoga hal ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar yang lain,” ucapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.