Kudus, isknews.com – Rasa haru dan bangga menyelimuti prosesi Khotmil Qur’an ke-IV SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus saat 19 siswa berhasil menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an. Momen sakral tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna lantai 3 gedung baru sekolah, Sabtu (11/4/2026), dengan suasana khidmat.
Sebanyak 19 siswa yang terdiri dari khotimin dan khotimat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergantian. Bacaan dimulai dari Surah Asy-Syams hingga Surah An-Naas, yang menggema merdu dan mengundang rasa takzim para hadirin.
Acara yang bertepatan dengan 23 Syawal 1447 Hijriah itu dihadiri oleh orang tua siswa, Komite Sekolah, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kota Kudus, serta para pengajar dari Korda Qiroati Kabupaten Kudus.
Sebelum mencapai tahap khotmil, para siswa terlebih dahulu menempuh proses belajar yang cukup panjang melalui metode Qiroati. Mereka memulai dari jilid dasar, mempelajari tajwid dan ghorib, hingga melewati berbagai tahapan ujian, baik di tingkat lembaga, daerah, maupun cabang.
Dalam rangkaian acara, sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian. Para tamu undangan mengajukan berbagai pertanyaan seputar bacaan Al-Qur’an, hukum tajwid, ghorib, hingga doa harian. Seluruh pertanyaan mampu dijawab dengan baik oleh para siswa, menunjukkan pemahaman yang matang.
Perwakilan Korda Qiroati Kabupaten Kudus, Nurul Rosita, mengungkapkan apresiasinya atas capaian para siswa. Ia menyebut proses meraih syahadah bukanlah hal mudah, namun menjadi langkah penting dalam perjalanan memahami Al-Qur’an.
“Perjuangan mereka sangat luar biasa, tetapi khotmil ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus belajar dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Kepala SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, Jamaluddin Kamal, juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi titik awal dalam membentuk generasi Qur’ani yang berkarakter.
Menurutnya, semangat yang telah ditunjukkan para siswa harus terus dijaga agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup prosesi, para siswa menerima syahadah atau ijazah secara langsung dari Kepala Lembaga TPQ SD Muhammadiyah Birrul Walidain, Yusrida Aulia. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada siswa dengan capaian terbaik.
Salah satu yang menonjol adalah Najwa Anindya Purnama, yang tidak hanya meraih nilai tertinggi di tingkat lembaga, tetapi juga berhasil menjadi Juara Terbaik Kedua kategori remaja dalam EBTAQ TPQ Pagi Cabang Kudus periode Februari 2026.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar para lulusan senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Sekolah berharap para siswa mampu tumbuh menjadi generasi SEHATI dan Qur’ani yang membawa manfaat bagi masyarakat. (AS/YM)







