Festival Dandangan 2026: Kopi Muria, Pentas Seni, dan Fashion Street Meriahkan Taman Menara

oleh -720 Dilihat
Para penyeduh kopi yang tergabung dalam Komunitas Kamisan saat beraksi di arena Taman Menara meembagikan 400 kopi gratis kepada para pengunjung Festival Dandangan 2026 yang melintas, Selasa 10/2/2026 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Suasana Taman Menara di arena Dandangan tampak lebih meriah, Selasa (10/2). Puluhan pria penyeduh kopi dari Komunitas Kopi Kamisan beraksi membagikan ratusan cangkir kopi Muria gratis kepada pengunjung yang melintas di arena kegiatan mereka.

Sementara di sisi barat, puluhan gadis cantik sebagai model dan peraga busana melenggak-lenggok di arena terbuka yang didesain panitia sebagai catwalk bagi para peragawati SMK Banat Kudus. Keanggunan paras dan Berbagai busana yang mereka kenakan menarik perhatian pengunjung.

Opik, sesepuh Komunitas Kopi Kamisan, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kopi lokal Muria kepada masyarakat luas.

“Kami ingin mengenalkan kopi lokal, kopi Muria, terutama dari daerah Rahtawu. Supaya masyarakat tahu bahwa Kudus punya kopi yang tidak kalah enak dengan kopi-kopi dari daerah lain,” ujar Opik yang juga owner Kopi Cilik ini, Selasa (10/2/2026).

Komunitas yang mengaku beranggotakan sekitar 20 warung kopi kecil ini rutin berkumpul setiap Kamis untuk berbagi ilmu, mengasah kemampuan menyeduh, dan kadang mengadakan lomba kecil antar anggota.

“Meski tiap anggota memiliki merek kopi masing-masing, dalam kegiatan ini mereka bersatu memperkenalkan kopi Muria tanpa membeda-bedakan merek,” ujar dia.

Sementara itu, Managing Director Festival Dandangan 2026 Anjas Pramono, melalui ketua panitiya Muhammad Sholikin menjelaskan, kegiatan seduh kopi hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan dalam Festival Dandangan 2026.

Sebelumnya di arena ini juga diramaikan pentas seni dari sejumlah sekolah, seperti SMP 1 Kudus, SMP 1 Jati, dan fashion show street dari SMK Banat. Komunitas Kopi Kamisan digandeng hanya pada hari ini sebagai bagian dari branding kopi lokal Kudus.

“Selain menampilkan pentas seni dan fashion show, kami menyediakan 400 cangkir kopi Muria gratis bagi pengunjung. Ini kesempatan agar masyarakat bisa mencicipi langsung kopi lokal Kudus dan mengetahui kualitasnya,” jelas ketua panitia.

Rangkaian festival Dandangan akan berlangsung hingga Rabu, dengan penampilan dari sekolah lain. Puncak acara dijadwalkan pada Sabtu dan Minggu mendatang dengan fashion show street, pembacaan rebana, dan ditutup dengan kirap penutupan.

Sejumlah peragawati dari SMK NU Banat Kudus saat jelang peragaan busana di arena Fashion show on street Festival Dandangan 2026 Kudus, Selasa, 10/2/2026 (Foto: YM)

“Harapannya event Dandangan bukan hanya sekadar seremonial atau ekonomi, tapi juga menghidupkan budaya dan menguri-uri kearifan lokal Kudus,” pungkas Sholikin. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.