Bikers HDCI Kudus Buka Bersama Warga Binaan, Momentum Introspeksi dan Kebersamaan

oleh -1071 Dilihat
Ketua HDCI Kudus, Deka Hendratmanto saat memberikan arahan kegiatan yang pihaknya gelar berupa Buka Bersama dan tausyiyah Ramadan bersama warga binaan di Rutan Kelas IIB Kudus, 21/2/2026 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Komunitas moge tak melulu identik dengan deru mesin dan turing jarak jauh. Di bulan suci Ramadan 2026, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Kudus justru menghadirkan pesan berbeda: berbagi dan menguatkan sesama, termasuk mereka yang tengah menjalani masa pembinaan di rumah tahanan.

Dalam Giat #1 Ramadan 2026 yang digelar Sabtu (21/2/2026), HDCI Kudus memulai aksi sosial dengan membagikan 300 nasi kotak kepada warga di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh, tepatnya di depan Pos Patwal Induk Polres. Kegiatan berbagi takjil dan makanan berbuka itu menjadi pembuka rangkaian agenda sosial mereka sore itu.

Memasuki pukul 17.00 WIB, rombongan HDCI melanjutkan kegiatan ke Rutan Kelas IIB Kudus. Di sana, puluhan anggota komunitas motor besar tersebut bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama 194 warga binaan yang saat ini menghuni rutan, meski kapasitas idealnya hanya 104 orang atau dalam kondisi over capacity.

Suasana hangat terasa sejak jelang azan magrib. Anggota HDCI tampak berbaur, berbincang santai, dan berbagi cerita dengan para warga binaan. Momentum kebersamaan itu juga diisi tausiah oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus, KH. Noor Muslikhan.

Dalam kultumnya, KH. Noor Muslikhan mengutip Surat Maryam ayat 85 tentang golongan orang-orang bertakwa yang kelak dikumpulkan menuju surga. Ia mengajak warga binaan untuk terus meningkatkan iman, takwa, dan amal saleh, terlebih di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.

“Karena di akhirat nanti, Allah akan memerintahkan malaikat agar kelompok orang yang beriman, bertakwa dan beramal sholih mendapatkan kendaraan yang belum pernah dilihat oleh manusia,” tandasnya.

Ketua HDCI Kudus, Deka Hendratmanto, mengatakan kegiatan buka puasa bersama warga binaan berawal dari rapat rutin komunitas. Menurutnya, Rutan menjadi sasaran karena dinilai masih jarang tersentuh kegiatan sosial dari berbagai pihak.

“Sebagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang otomotif, kami memang ada amanat dari pengurus pusat untuk melakukan kegiatan sosial, tidak melulu soal motoran atau kumpul-kumpul saja. Nah ini salah satu wujudnya,” ujar Deka.

Ia berharap kehadiran HDCI dapat sedikit mengurangi beban psikologis warga binaan, mulai dari rasa jenuh hingga kegundahan selama menjalani masa pembinaan. Meski menu buka puasa yang dibawa sederhana, Deka menegaskan nilai utama kegiatan ini adalah kebersamaan dan perhatian.

“Selama ini warga rutan juga kurang diperhatikan oleh stakeholder dan warga secara umum. Semoga ini bisa mengurangi rasa gundah gulana dan bete dari warga rutan,” ucapnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Anda Tuing Supiluhu, mengapresiasi inisiatif HDCI yang dinilainya membawa energi positif bagi para warga binaan. Ia menyebut, selama Ramadan pihaknya memang telah menjadwalkan berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus rutin.

“Kedatangan HDCI ini sangat membantu, karena selama menjalani binaan ada banyak keterbatasan. Momen seperti ini untuk mereka bisa buka bersama adalah momen luar biasa. Kami berterima kasih kepada HDCI Kudus,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya hadir saat Ramadan, tetapi juga bisa berkelanjutan di hari-hari biasa dan menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa.

Melalui Giat #1 Ramadan 2026 ini, HDCI Kudus menegaskan bahwa komunitas otomotif bukan sekadar wadah berkumpul para pecinta Harley-Davidson, melainkan juga ruang untuk menebar manfaat dan membangun citra positif di tengah masyarakat. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.