Disatroni Pencuri Rumah Ibunda Kapolres Bintan di Kudus, Uang dan Perhiasan Senilai Rp 1 M Raib

oleh -211 Dilihat

Kudus, isknews.com – Sekelompok pencuri menyatroni sebuah rumah milik Heni Sugiarti (65) pengusaha ekspedisi warga Desa Gondangmanis, RT 4, RW 8 Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus saat dalam kondisi kosong.

Menurut anak korban Erna Andriani (41) mengatakan, kejadian berlangsung saat mereka termasuk ibunya satu keluarga sedang berlibur ke Jepara pada Sabtu (26/09) dan pada saat itu kondisi rumah dalam keadaan tanpa penghuni.

“Dari rekaman CCTV yang ada ditempat kami, para pelaku masuk sekitar pukul 12.45 WIB, pada saat kami kembali ke rumah pada esoknya hari Minggu (27/09) sekitar pukul 15.00 WIB, Saya melihat kondisi gerbang samping dan pintu samping rumah sudah terbuka dan terdapat bekas congkelan,” katanya kepada awak media yang menemuinya, Selasa (29/9/2020).

Erna menceritakan, lantas dirinya masuk ke rumah dan mendapati kamar berantakan. Perhiasan emas dan berlian hilang, serta tas yang berisi uang senilai Rp 600 juta juga ikut raib di bawa kawanan perampok tersebut.

Dari informasi yang disampaikan oleh Erna, rumah tersebut diketahui adalah milik Heni Sugiarti yang merupakan Ibunda dari Kapolres Bintan, Kepulauan Riau AKBP Bambang Sugiharto dan dirinya adalah adik kandung Bambang.

Rumah milik Heni Sugiarti ibunda Kapolres Bintan Kepulauan Riau AKBP Bambang Sugiharto yang disatroni para pencuri (Foto: YM)

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, Namun kerugian di taksir mencapai Rp 1 miliar,” tuturnya.

“Setelah itu tim Inafis Polres Kudus dan Polda Jateng datang untuk melakukan penyelidikan serta mengambil bukti dari rekaman CCTV yang ada di rumah. Dirumah saya ada 12 buah CCTV,” imbuhnya.

Seorang pencuri tertangkap layar cctv saat memasuki rumah korban (Foto: iastimewa)

Saat di konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David membenarkan adanya tindak pencurian dengan pemberatan yang ada di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus dua hari lalu.

“Dalam rekaman CCTV ada empat orang pelaku, namun hanya dua orang saja yang masuk ke rumah. Saat ini baru kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, semoga para pelaku bisa segera tertangkap,” tandasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.