Kudus, isknews.com – Achmad Yusuf Roni resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kudus melalui Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus yang digelar di Hotel Patrajasa, Semarang, Sabtu (27/12/2025) malam.
Konfercab tersebut dilaksanakan beberapa jam setelah Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Tengah rampung. Kegiatan ini digelar secara serentak sebagai bagian dari upaya reorganisasi dan penguatan struktur partai di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Terpilihnya Achmad Yusuf Roni menandai dimulainya kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus. Dalam kepemimpinannya, konsolidasi internal partai hingga tingkat anak ranting ditegaskan menjadi prioritas utama.
“Pasca konferensi dan terbentuknya kepengurusan baru DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus, fokus utama kami adalah melakukan konsolidasi partai secara menyeluruh. Konsolidasi ini tidak hanya di tingkat DPC dan PAC, tetapi sampai ke tingkat ranting dan anak ranting melalui pembentukan maupun reorganisasi struktur partai agar lebih solid dan bekerja efektif,” ujar Achmad Yusuf Roni.
Selain penguatan organisasi, DPC PDI Perjuangan Kudus juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Pemilu 2024, baik pemilu legislatif, pemilihan kepala daerah, maupun pemilihan presiden dan wakil presiden.
“Kami akan mengevaluasi hasil pemilu kemarin secara menyeluruh. Dari evaluasi tersebut, kami akan memetakan kembali apa saja yang sudah berjalan baik dan potensi-potensi yang masih bisa ditingkatkan agar ke depan capaian PDI Perjuangan di Kabupaten Kudus bisa lebih maksimal,” lanjutnya.
Ia mengakui, capaian PDI Perjuangan Kudus pada pemilu sebelumnya patut disyukuri karena berhasil menambah kursi legislatif untuk periode 2019–2024.
Namun demikian, hasil tersebut dinilai belum menjadi titik akhir perjuangan partai.
“Capaian penambahan kursi legislatif tentu menjadi modal penting, tetapi masih banyak ruang yang bisa kita tingkatkan.
Baik dari sisi komposisi bakal calon, strategi pemenangan, maupun penyesuaian dengan dinamika pembangunan masyarakat dan perkembangan politik ke depan,” tegasnya.
Terkait target peningkatan kursi legislatif di tingkat kabupaten, Achmad Yusuf Roni menegaskan bahwa langkah awal yang akan ditempuh adalah pemetaan ulang berbasis evaluasi proses pemilu sebelumnya.
Kajian tersebut akan menjadi dasar penyusunan strategi pemenangan pemilu mendatang.
“Seluruh langkah dan strategi pemenangan pemilu ke depan akan kami susun berdasarkan kajian yang matang.
Evaluasi proses pemilu sebelumnya menjadi fondasi utama agar target peningkatan kursi legislatif bisa tercapai,” katanya.
Dalam menjalankan roda organisasi, Achmad Yusuf Roni menekankan pentingnya kolaborasi dengan para tokoh senior PDI Perjuangan. Menurutnya, sumbang saran dan dukungan dari kader berpengalaman akan menjadi kekuatan tambahan bagi kepengurusan saat ini.
“Kami sangat membutuhkan sumbang pikir, saran, dan dukungan dari para senior serta tokoh-tokoh PDI Perjuangan di Kabupaten Kudus. Gotong royong dan soliditas seluruh kader akan menjadi spirit tambahan bagi kami dalam membesarkan partai,” imbuhnya.
Sebelum terpilih sebagai Ketua DPC, Achmad Yusuf Roni menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus selama tiga periode dalam kurun waktu 2010 hingga 2025.
Ia tercatat pernah mendampingi dua Ketua DPC sebelumnya, yakni Musthofa dan Masan, sehingga dinilai memiliki pengalaman panjang dan pemahaman kuat terhadap dinamika internal partai di Kabupaten Kudus.
Sementara itu, terkait susunan kepengurusan, Achmad Yusuf Roni menjelaskan bahwa penetapan sekretaris dan bendahara DPC merupakan hasil rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang dibacakan dalam forum Konfercab.
Posisi sekretaris dijabat oleh Nur Handayani, sedangkan bendahara ditetapkan sesuai keputusan DPP.
Pasca terbentuknya kepengurusan baru, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus akan segera menggelar pertemuan awal untuk menyamakan persepsi seluruh pengurus sekaligus menyusun program kerja. (YM/YM)






