Alhamdulillah, Uji Lab di Jakarta Nyatakan Pasien Suspect Corona Hasilnya Negatif, Sudah Boleh Pulang

oleh -168 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Benar, melalui do’a dan harapan semua warga Kudus, akhirnya seorang pasien pria warga Kudus yang karena status Faktor Resiko (Akibat memiliki riwayat usai melakukan perjalanan dari sebuah negara yang dinyatakan terpapar corona dalam rentang waktu tertentu) sehingga harus dirawat di ruang isolasi khusus, kini boleh bernafas lega.

Setelah menunggu sepekan hasil uji lab terhadap pasien yang sempat viral di media karena diduga terpapar virus Corona (Covid-19), pada Rabu (11/03/2020) kemarin hasil uji laboratorium terhadap sampel swab atau lendir dari tenggorokan pasien berinisial A telah turun ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dan kesimpulannya pasien dinyatakan negatif corona.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat menggelar jumpa pers di Rumah Sakit Umum dr Loekmono Hadi Kudus yang didampingi Direktur RSUD Aziz Achyar dan Kepala Dinas Kesehatan Joko Dwi Putranto serta para dokter yang menangani pasien tersebut.

Plt Bupati Kudus Hm Hartopo didampingi Direkstur RSUD Aziz Achyar dan Kepala Dinas Kesehatan Djoko Dwi Putranto serta sejumlah dokter yang merawat pasien yang pernah dianggap suspect corona (Foto: YM)

“Saya umumkan bahwa pasien yang dirawat di ruang isolasi khusus RSUD dr. Loekmonohadi Kudus akhirnya dinyatakan negatif Covid-19 dan kini pasien sudah kami perbolehkan pulang, karena memang tidak ada indikasi kearah tersebut,” katanya, Kamis (12/03/2020).

Pasien yang berinisial A tersebut adalah warga Kudus yang bekerja di Korea Selatan. Sebelumnya, pasien A merasa tidak enak badan, flu, dan mengalami lemas sampai di Indonesia.

“Setelah dirawat selama 14 hari dan dilakukan serangkaian tes laboratorium, ternyata pasien A tersebut negatif Covid-19 dan hanya mengalami pneunomia,” terang Hartopo.

Sebelum dilakukan gelar jumpa pers, Plt. Bupati Kudus Hartopo sempat menjenguk pasien A di Ruang Isolasi Khusus RSUD dr. Loekmonohadi Kudus.

Hartopo mengaku gembira setelah mendapat informasi dari Direktur RSUD dr. Loekmonohadi dr. Aziz Achyar bahwa pasien A dinyatakan negatif Covid-19. Namun, pihaknya mengingatkan, meski telah sembuh dan dinyatakan negatif Covid-19, pasien A harus selalu menjaga kebersihan lingkungan dan badan.

Selain itu, Hartopo juga meminta warga masyarakat Kudus untuk tetap tenang dan tidak panik. Memang, virus Corona telah ditetapkan World Helath Organization (WHO) sebagai pandemi.

“Untuk warga Kudus, saya sampaikan jangan pernah merasa takut dengan virus Corona. Waspada dan kehati-hatian itu penting dan wajib kita lakukan. Akan tetapi, tidak perlu panik. Mari kita mulai dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cuci tangan dengan sabun, makan makanan sehat dan bergizi, serta olahraga yang cukup,” jelasnya.

Senada, Direktur RSUD dr. Loekmonohadi Kudus dr. Aziz Achyar mengatakan, terkait dengan pasien A yang negatif virus Corona dan kini sedang dirawat di RSUD, saat ini pasien diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

“Selain itu, pasien A juga tidak akan diawasi karena telah dinyatakan negatif virus Corona,” tegasnya.

Hal tersebut didapat setelah dilakukan tes laboratorium sebanyak dua kali. Hasil tes tersebut telah dianilisa dan divalidasi oleh tim khusus dari Kementerian Kesehatan RI.

“Sore nanti, pasien A boleh pulang dan tidak ada pengawasan. Kita bisa memutuskan hal itu karena telah mendapatkan hasil tes dari Kemenkes,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.