Aliansi Petani Maju : Prabowo-Gibran Solusi Problematika Petani di Daerah

oleh -279 Dilihat
Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Kudus, Mawahib Afkar saat memimpin deklarasi dukungan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran, Minggu 31/12/2023 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Ratusan warga yang mengaku sebagai petani “Aliansi Petani Maju” Kabupaten Kudus mendeklarasikan diri mendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Dari pantauan media ini, warga yang datang dengan mengenakan caping Bertempat di Gedung Graha Yudha Reksa Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, ada sekitar 1.500 orang petani yang memberikan dukungannya untuk pasangan capres-cawapres Koalisi Indonesia Maju, Minggu (31/12/2023).

“Deklarasi Aliansi Petani Maju ini sebagai bentuk dukungan politik dari para perwakilan petani se-Kabupaten Kudus mendukung pasangan Prabowo-Gibran,” ungap Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Kudus, Mawahib Afkar.

Dengan pengalaman Prabowo sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) selama tiga periode, Mawahib menilai Prabowo sebagai sosok yang inheren dengan petani. Sehingga bila Prabowo terpilih menjadi Presiden RI, pihaknya yakin persoalan petani bisa terselesaikan.

Sejumlah program yang berkaitan dengan petani menurut Mawahib perlus segera diselesaikan. Mulai dari Kartu Tani, program hilirisasi untuk irigasi, hingga pupuk.

“Dengan pengalaman Pak Prabowo selama 15 tahun menjabat Ketua HKTI, beliau adalah sosok yang inheren dengan petani. Jadi semua persoalan terkait pertanian, akan diperjuangkan dengan program-program Pak Prabowo,” jelas Mawahib.

Di Kudus, Mawahib menargetkan mampu meraih 60 suara warga Kudus untuk mendukung pasangan nomor urut 2 dalam Pilpres mendatang. Dengan begitu, target menang satu putaran yang diharapkan bisa terealisasi.

Di samping itu, sosok Gibran Rakabuming Raka dikatakan Mawahib sebagai pengusaha muda yang mengetahui secara nyata kebutuhan untuk ketahanan pangan saat ini.

Program digitalisasi Gibran di sektor pertanian, diyakini bisa meningkatkan produksi hasil pertanian dan mengajak generasi muda bergerak di sektor pertanian yang lebih modern.

“Jadi kombinasi Pak Prabowo dengan pengalaman menjadi Ketua Umum HKTI tiga periode ditambah Mas Gibran sebagai perwakilan milenial, saya kira lengkap,” tegasnya.

Dukungan untuk pasangan Prabowo-Gibran ditunjukkan langsung oleh Siswoto. Petani asal Kecamatan Undaan itu mendukung penuh Prabowo agar bisa menang di Pilpres 2024.

“Program-program Pak Prabowo langsung menyentuh petani,” katanya.

Terlebih mengenai rencana mengenai penghapusan Kartu Tani, Ia setuju karena Siswoto menilai itu memberatkan petani yang tidak memiliki sawah tapi ingin menggarap lahan persawahan.

Sebab, petani yang tidak memiliki lahan pertanian tidak mempunyai Kartu Tani dan tidak bisa membeli pupuk subsidi. Hal itu menurut Siwoto sangat memberatkan bagi petani yang ingin menggarap lahan persawahan.

“Kondisi pupuk kemarin sulit sekali, subsidi dikurangi besar, (jenis pupuk) NPK gak ada, adanya Urea,” kata Siswoto.

Di samping itu, masalah lain yang dihadapi petani di Kudus adalah masalah pembungan saluran air. Di mana saat musim hujan lahan perawahan di sejumlah wilayah di Kudus akan penuh dengan air karena tidak ada saluran pembuangan.

“Harapan kami, semua persoalan itu bisa diperhatikan dan terselesaikan. Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa menunjang petani, lalu penanganan setelah panen, serta harga panen bisa distabilkan,” harap Siswoto bersama para petani lain di Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.