Anggarkan Rp 22 Miliar, Pemkab Mulai Perbaiki Ratusan Sekolah Rusak di Kudus

oleh -190 Dilihat
110 Sekolah rusak baik SD maupun SMP di Kudus kini mulai diperbaiki, termasuk SD 6 Terban Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pasca kebijakan refocusing akibat pandemi, kini ratusan sekolah rusa baik SD maupun SMP di wilayah Kabupaten Kudus mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Baik dengan penganggaran skema APBD maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

Demikian pula halnya dengan SDN 6 Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. SD yang sempat viral akibat runtuhnya bagian plafon yang sempat menimpa seorang siswa sehingga cedera dan harus dirawat beberapa waktu lalu, kini telah dimulai perbaikan pada 3 ruang kelas yang rusak.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, Kabupaten Kudus Moch Zubaedi melalui Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras), Anggun Nugroho mengatakan, sampai hari ini, sudah ada 20-an sekolah yang mulai dilakukan perbaikan di ruang kelas hingga jamban.

Atap sekolah dan plafonnya yang sempat runtuh SD6 Terban, kini mulai diperbaiki (Foto: YM)

“Kontrak pekerjaan sudah dilaksanakan sejak 20 April 2022. Sekolah-sekolah yang dilakukan perbaikan kali ini, yakni sekolah yang mengalami kerusakan dalam kategori sedang hingga berat,” ujar Anggun, Rabu, (18/05/2022).

Sedangkan pelaksanaannya dimulai sejak satu minggu sebelum Lebaran dan masih berjalan sampai sekarang.

“Targetnya dalam 60 hari pekerjaan selesai, jadi diperkirakan sampai 20 Juni 2022 pekerjaan sudah selesai,” ujar dia, saat meninjau lokasi perbaikan ruang kelas.

Perbaikan ‎sekolah itu menggunakan alokasi APBD 2022 sebesar Rp 180 juta untuk memperbaiki tiga ruangan lokal.

Secara keseluruhan, ruang kelas yang diperbaiki ‎mencapai 110 sekolah dengan total anggaran Rp 22 miliar.

“Yang sudah kontrak 20 sekolah. Sisanya masih proses, harapannya maksimal bulan Juni sudah mulai kontrak,” ucapnya.

‎Sementara itu, Kepala SDN 6 Terban, Sutono mengucapkan terima kasih ruang kelas yang mengalami kerusakan sejak 2017 telah diperbaiki.

Bupati Kudus, HM Hartopo memberikan perhatian dengan menganggarkan perbaikan ruang kelas itu.

Bahkan Hartopo juga telah mengunjungi sekolah setelah seorang siswa tertimpa plafon beberapa waktu lalu.

“Sejak saya masuk ke sini 2017 baru diperbaiki ini. Selama lima tahun itu ya masih dipakai KBM (kegiatan belajar mengajar-red),” ucapnya.

Menurutnya, sekolah dasar itu sangat dibutuhkan warga masyarakat di dua dukuh yakni Watuputih dan Ketileng.

Saat ini jumlah siswanya mencapai 113 orang yang selama masa perbaikan akan memakai ruang kelas lain.

“Ada tiga kelas yang nantinya akan dipakai siswa menjadi dua sif. Termasuk ruang perpustakaan juga,” ujarnya.

Dia berharap, kondisi ruang kelas yang lebih baik akan menciptakan suasana kegiatan belajar yang lebih nyaman.

“Harapannya anak-anak bisa belajar lebih nyaman, dan berprestasi untuk meraih cita‎-cita,” ujar dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.