Anggota MPR Musthofa, Ingatkan Pentingnya Penanaman Nilai Pancasila Bagi Anak Usia Dini

oleh -804 kali dibaca
Anggota DPR/MPR RI Fraksi PDIP, Dr H Musthofa, menyapa sejumlah guru saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada guru PAUD dan TK se Kabupaten Kudus (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Untuk kali yang kesekian, anggota DPR/MPR RI Fraksi PDIP, Dr H Musthofa, menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada sejumlah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) se Kabupaten Kudus di Omah Aspirasi Loram Wetan, Jati, Kudus, Selasa (09/02/2021).

Dikatakannya, empat pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika ini dapat dikenalkan kepada siswa didik mereka  melalui symbol dan gambar yang mudah dicerna bagi usia mereka.

 “Pendidikan adalah kunci mewujudkan kemakmuran menyeluruh bagi bangsa Indonesia. oleh karena itu guru memegang peranan penting bagi kemajuan bangsa,” tutupnya.

Dijelaskannya, di era internet dan digital ini seorang pendidik juga bisa menggunakan sisa waktu luangnya untuk masuk dalam dunia enterprenuer menambah penghasilan disela-sela tugas mengajarnya.

“Tak menutup kemungkinan akan menyatukan para pengajar dengan pelaku  UMKM, dan tetap  menyosialisasikan nilai – nilai Pancasila melalui digital marketing,” terang anggota Komisi XI DPR RI tersebut.

Seorang guru Paud dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa pihaknya membutuhkan bantuan sekaligus pendampingan terkait peningkatan kemampuan SDM.

“Kami perlu pelatihan-pelatihan untuk peningkatan kapasitas SDM kami, terutama di bidang IT. Kamu perlu sarana – prasarana,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dewi, nama guru tersebut menyebut, saat ini pendidikan sudah berbasis IT. Bahkan skema pembelajaran sudah daring sejak pandemi.

“Kami harus mengikuti, tetapi kami minim fasilitas. Kami tidak sanggup kalau harus mandiri,” jelasnya.

Sementara itu Musthofa mengatakan akan menyalurkan aspirasi sejumlah guru PAUD dan TK tersebut kepada pihak-pihak di Pusat sembari tetap menekankan pada pentingnya penanaman nilai-nila pancasila kepada siswa didik mereka.

“Kalangan kanak-kanak juga perlu sosialisasi empat pilar terutama mengenai wawasan kebangsaan. Jangan sampai mereka terpapar budaya luar yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia,” kata dia.

Musthofa mencontohkan, Kita bisa perkenalkan Bhineka Tunggal Ika, misalnya ada anak yang dari Jawa, Sunda, Sumatera, Kalimantan dan lainnya.

 “Kita jelaskan perbedaan tersebut, jangan sampai perbedaan ini menjadi perpecahan. Justru keberagaman yang kita miliki merupakan kekuatan kita sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, disaat sekarang ini banyak siswa yang tahu tentang Pancasila, namun mereka tak lagi hafal tentang Pancasila.

“Jadi sangat diperlukan metode yang tepat untuk mempermudah bagi anak-anak menghafal Pancasila,” terangnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.