Bahu Membahu Kapolres dan Dandim Evakuasi Korban Banjir

oleh -2 views
Dandim 0722 Letkol Kav Indarto dan kapolres Aditya Surya Darma saat melakukan evakuasi warga terjebak banjir (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus menjadikan keprihatinan sejumlah pihak, bahkan hingga saat ini masih ada sejumlah warga yang rumahnya terkepung banjir tak bersedia mengungsi dengan sejumlah alasan.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto beserta jajaran mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Dukuh Karanganyar, Desa Payaman, Kecamatan Mejobo hari Selasa kemarin(9/2/2021).

Sejumlah warga yang masih terjebak banjir dirumahnya, dievakuasi menggunakan perahu milik TNI AD kemudian diantar ke posko pengungsian menggunakan mobil Patroli Polres Kudus.

Seluruh korban banjir tersebut diantarkan ke posko pengungsian yang terletak di SD 2 Payaman. Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian TNI dan Polri untuk masyarakat yang terdampak banjir. Ia pun mengimbau bagi warga yang masih memilih bertahan di rumahmya untuk lebih waspada dan berhati – hati, terutama ketika curah hujan tinggi masih terjadi.

“Sejumlah warga kami evakuasi ke posko pengungsian. Karena kondisi banjir hari ini tadi sampai setinggi paha orang dewasa” kata Aditya.

Selain melakukan evakuasi bagi korban banjir, pihaknya juga memberikan bantuan berupa sembako, tikar dan obat – obatan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir. Sejumlah rumah yang ditinggalkan penghuninya juga sudah dilakukan pendataan. Hal ini dilakukan untuk melakukan penjagaan supaya rumah tetap aman ketika ditinggalkan oleh penghuninya ke pengungsian.

“Kami sudah menginventarisir rumah mana yang ditinggal penghuninya, sehingga kami bisa tetap memantau dan melakukan patroli di rumah – rumah tersebut” jelasnya.

Sementara Dandim 0722/ Kudus Letkol Kav Indarto menyatakan sudah menyediakan sejumlah perahu untuk membantu akses transportasi warga yang terdampak banjir di Kudus. Sebab sejumlah akses jalan menuju rumah warga masih belum bisa dilalui kendaraan karena banjir yang masih tinggi.

“Ada dua perahu manual dan beberapa perahu mesin, yang bisa digunakan untuk mobilitas ke titik lokasi banjir, karena dalam kondisi ini, perahu memang sangat diperlukan untuk warga, jika ada yang membutuhkan silahkan bisa langsung laporan ke kami” ujarnya.

Salah seorang warga yang dievakuasi, Kartini (40) mengaku memang baru kali ini memilih untuk mengungsi di posko pengungsian. Sebab, banjir yang menggenangi rumahnya kali ini terus meninggi.

“Awalnya ya masih dirumah karena baru selutut. Ini sudah meninggi lagi sampai hampir pinggang orang dewasa, malah ada yang sampai perut, ya Alhamdulillah terimakasih ini sudah dibantu menuju posko sama pak Polisi dan pak Tentara” tuturnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :