Bazar Murah HMI dan Polres Kudus Hadirkan 100 Paket Sembako untuk Warga Dukuh Kadisono

oleh -447 Dilihat
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo berfoto bersama warga Dukuh Kadisono, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, usai kegiatan Bazar Murah hasil kolaborasi Polres Kudus dan HMI Cabang Kudus, Senin (10/11/2025). Kegiatan bertema “Demi Kemaslahatan Umat” ini menghadirkan 100 paket sembako dengan harga terjangkau bagi warga setempat. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Dalam semangat kepedulian sosial, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kudus bekerja sama dengan Polres Kudus menggelar Bazar Murah bertema “Demi Kemaslahatan Umat” pada Senin (10/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Dukuh Kadisono, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Ketua HMI Kudus, Khabib Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sebanyak 100 paket sembako disediakan khusus untuk warga Kadisono.

“Satu paket berisi beras 5 kilogram, telur 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Harga per paketnya hanya Rp75.000, padahal kalau harga normal bisa lebih dari Rp100.000,” ujar Khabib.

Menurutnya, pembelian paket sembako ini dilakukan menggunakan kupon yang telah dibagikan oleh panitia kepada warga setempat. Hal ini dimaksudkan agar penyaluran bantuan lebih teratur dan tepat sasaran.

Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, yang menyambut baik inisiatif kolaborasi antara mahasiswa dan kepolisian ini.

“Sinergi seperti ini sangat positif. Harapan kami, kegiatan bazar murah seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan warga,” ungkap AKBP Heru.

Sementara itu, Warsiti (58), salah satu warga Dukuh Kadisono yang menerima paket sembako, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Ia menyebutkan, harga paket yang hanya Rp75.000 terasa jauh lebih ringan dibanding harga normal di pasaran.

“Kalau beli sendiri bisa sampai lebih dari Rp100.000, karena beras 5 kilogram saja sekarang sudah sekitar Rp75.000, telur 1 kilogram Rp30.000, dan minyak Sania 1 liter Rp17.500,” ungkapnya sambil tersenyum.

Warsiti berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, terutama menjelang hari-hari besar atau saat harga kebutuhan pokok mulai naik. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :