IJTI Muria Raya dan Upzis NU Ajak 126 Anak Yatim Tamasya Ria dan Penuh Makna

oleh -177 Dilihat
Foto: DOk. IJTI Muria Raya

Kudus, isknews.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-27 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Koordinator Daerah (Korda) Muria Raya bekerja sama dengan Upzis NU Desa Kedungsari menggelar kegiatan tamasya ria bersama 126 anak yatim dan yatim piatu, Jumat (4/7/2025) sore. Bertempat di Kebun Syakira, Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kudus, kegiatan ini juga sekaligus merayakan tahun baru 1447 Hijriyah.

Kegiatan penuh keceriaan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo dan Kasdim 0722 Kudus Mayor Inf Muhlisin. Suasana sore itu menjadi momen kebahagiaan bagi anak-anak yatama yang datang bersama para orang tua asuh mereka.

Sebelum bermain, anak-anak terlebih dahulu menyantap hidangan yang disiapkan panitia. Usai makan bersama, mereka bebas bermain di area Kebun Syakira—berenang, bersantai di saung-saung, hingga bermain permainan tradisional seperti egrang, dakonan, dan teklek. Tawa mereka pun semakin lepas saat dua badut hadir menghibur dengan atraksi lucu.

Ketua IJTI Korda Muria Raya, Iwhan Miftahudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kebahagiaan kepada anak-anak yatim selama masa liburan sekolah.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengisi liburan dengan cara yang menyenangkan sekaligus edukatif. Ini bagian dari kepedulian kami sebagai jurnalis terhadap mereka yang membutuhkan perhatian,” ujar Iwhan.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan Upzis NU Desa Kedungsari yang memungkinkan kegiatan sosial ini terselenggara dengan baik. IJTI berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.

“Anak-anak yatama bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab sosial kita bersama. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk peduli,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Upzis NU Desa Kedungsari, M. Karim, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara. Ia menyebut para yatama tampak sangat bahagia menikmati berbagai permainan dan hiburan yang telah disiapkan.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat senang. Mereka bermain, berenang, dan dihibur oleh badut. Kebahagiaan mereka adalah semangat bagi kami,” ujarnya.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, juga memberikan apresiasi atas inisiatif sosial ini. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan, tetapi juga menjadi teladan yang baik bagi organisasi lainnya.

“Kegiatan ini sangat positif. Kita bisa ikut merasakan kebahagiaan mereka. Harapan saya, acara seperti ini bisa lebih sering dilakukan dan diikuti oleh organisasi lain,” tuturnya.

Melalui semangat kebersamaan antara jurnalis dan masyarakat, kegiatan tamasya ria ini menjadi lebih dari sekadar hiburan. Ia hadir sebagai bentuk kasih sayang, edukasi, dan kepedulian sosial yang mendalam terhadap anak-anak yatim. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :