Belum Ada Pelaporan di BPCB, Revitalisasi Bangunan PG Rendeng Kudus

oleh -1.239 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sebagai salah satu  aset Benda Cagar Budaya  (BCB) di Kabupaten Kudus. Segala bentuk revitalisasi bangunan Pabirik Gula (PG) Rendeng di Kudus harus dilakukan pelaporan kepada dinas terkait.

Namun demikian meski revitalisasi telah dilakukan oleh pihak PTP Nusantara IX sudah lebih dari setahun ini, hingga kini pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah mengaku belum mendapatkan surat tembusan ataupun laporan apapun terkait hal tersbut.

Menurut Kabid Kebudayaan pada Disbudpar Kudus, Lilik Ngesti, seharusnya laporan itu terkait bagian mana saja yang dilakukan revitalisasi sehingga tidak merubah bentuk bangunan tersebut. Dia mengatakan sebelum PG Rendeng dilakukan revitalisasi pihak pabrik sudah datang kepadanya. Karena mereka menyadari bahwa bangunan PG Rendeng adalah BCB.

“Namun kami meminta kepada PG Rendeng agar membuat surat resmi kepada Disbudpar Kudus. Bila surat resmi sudah dilayangkan ke Disbudpar, maka kami baru melakukan kajian,” katanya usai gelar seminar bukuu Jurnal Nitisemito beberapa waktu yang lalu.

PG Rendeng Kudus (Foto: YM)

Menurut Lilik, pihak BPCB Jawa Tengah sudah menurunkan tim untuk membuat kajian dan pihaknya juga mendampingi tim tersebut. Diakuinya memang ada beberapa bagian yang dilakukan revitalisasi di PG Rendeng dan harus menyesuaikan dengan tehnologi yang sekarang ini sedang berkembang.

“Namun untuk secara spesifik rincian mana saja yang dilakukan revitalisasi di PG Rendeng, pihak BPCB Jawa Tengah yang mengetahuinya,” kata dia.

Sementara itu Kepala BPCB Jawa Tengah, Sukronedi yang dikonfirmasi usai menjadi pembicara dalam seminar yang sama mengatakan, terkait adanya revitalisasi di PG Rendeng pihaknya mengaku belum mendapatkan laporan maupun surat resmi dari pihak PTP Nusantara IX mengenai hal itu.

“Kami juga tidak dilibatkan dengan adanya revitalisasi di bangunan PG Rendeng yang merupakan bangunan BCB. Hingga kini kami juga belum mendapatkan surat dari PG Rendeng terkait bagian mana saja yang dilakukan revitalisasi,” ujarnya.

Untuk itu lanjut dia, pihaknya menunggu surat dari Disbudpar. Bila sudah ada surat dari Disbudpar maka pihaknya bersama – sama akan melakukan kunjungan ke Kudus dan berkoordinasi dengan pihak PG Rendeng.

“Sehingga nanti akan tahu konsep revitalisasinya seperti apa dan bagaimana,” tandas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.