Berkebaya Tak Halangi Dosen UMKU Mengajar dan Dampingi Praktikum

oleh -11 Dilihat
Aktivitas akademik yang masih berjalan biasa, dengan balutan kebaya dihari Kartini. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Kartini di Universitas Muhammadiyah Kudus pada Selasa (21/4/2026) berlangsung penuh semangat. Civitas academica perempuan kompak mengenakan kebaya, namun tetap menjalankan aktivitas akademik seperti biasa.

Meski ruang gerak menjadi lebih terbatas karena balutan kebaya dan rok, para dosen serta tenaga kependidikan perempuan UMKU tetap aktif mengajar dan mendampingi mahasiswa praktik di laboratorium.

Ketua Program Studi S1 Gizi UMKU, Purbowati, menjadi salah satu yang turut mengenakan kebaya hijau dipadukan dengan rok batik dan jilbab saat mengajar di Laboratorium Gizi. Ia mengaku bangga bisa mengenakan pakaian tradisional tersebut di momen peringatan Kartini.

Saya bangga mengenakan pakaian perempuan Indonesia ini. Dengan memakai kebaya, menunjukkan bahwa saya tidak meninggalkan kodrat sebagai perempuan, tapi juga berwawasan luas,” ujarnya.

Menurutnya, sosok Raden Ajeng Kartini merupakan inspirasi besar bagi perempuan Indonesia, terutama dalam memperjuangkan pendidikan dan peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Ia menilai, mengenakan kebaya setiap 21 April menjadi simbol bahwa perempuan tetap bisa berkontribusi di berbagai bidang sesuai profesinya.

Berkebaya menjadi wujud perempuan Indonesia ikut berperan memajukan Indonesia di bidangnya masing-masing,” tambahnya.

Selain itu, Fakultas Kesehatan UMKU turut menyemarakkan peringatan dengan lomba foto bertema “Semangat Kartini”. Peserta diwajibkan mengunggah foto berkebaya saat beraktivitas di kampus melalui Instagram, dengan penilaian berdasarkan jumlah like terbanyak.

Tak hanya perempuan, civitas academica laki-laki juga menunjukkan dukungan dengan mengenakan batik sebagai simbol semangat Kartini yang terus hidup hingga kini. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :