Berlaku 3 Bulan, Samsat Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

oleh
Sejumlah wajib pajak saat sedang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor di UPPD Samsat Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Kabar gembira bagi pemilik kendaraan bermotor di Jawa Tengah, khususnya di Kudus. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberlakukan program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor baik roda dua ataupun lebih. Program tersebut berlaku mulai hari ini tanggal 19 Oktober hingga 19 Desember 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Samsat Kudus, Noor Arifin kepada awak media. Dengan adanya program tersebut, ia berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak akan lebih tinggi.

“Dengan berlakunya program penghapusan pajak kendaraan bermotor ini tentu akan membuat masyarakat lebih tertarik untuk membayar pajak kendaraan bermotor,” kata Noor Arifin, Senin (19/10/2020).

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Samsat Kudus, Noor Arifin (kanan) didampingi staf bidang pajak Muhammad Zaki (Foto: YM)

Lebih lanjut, Noor Arifin membeberkan jika Pemprov Jateng juga mengeluarkan kebijakan keringanan pokok pajak sebesar 10 persen. Hal itu dimaksudkan untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 kepada para pemilik angkutan umum.

Namun demikian, pemilik kendaraan umum, baik angkutan orang maupun angkutan barang diimbau agar mengajukan permohonan terlebih dahulu.

“Minimal lima unit kendaraan, nanti akan kami sampaikan ke pusat. Setelah itu akan dilakukan verifikasi oleh pusat, setelah selesai akan dibuatkan berita acaranya,” tandasnya.

Ditempat yang sama staf bidang pajak UPPD Samsat Kudus, Muhammad Zaki, menambahkan keringanan itu untuk sementara masih hanya penghapusan denda pajak kendaraan bermotor saja, sedangkan Jasa Raharja masih belum.

“Kita masih menunggu surat keputusan dari pusat yang rencananya juga akan turut dihapuskan tunggakan iuran Jasa Raharja,” tutur Zaki.

Dijelaskannya, pihaknya juga akan terus berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan membayar pajak kendaraan bermotor. Salah satunya dengan program undian berhadiah.

Dimana hadiahnya antara lain lima unit sepeda motor dan satu unit mobil sebagai hadiah utama. Program undian berhadiah tersebut akan diundi pada 25 November 2020 mendatang secara virtual.

“Kita juga ada program undian berhadiah. Nanti yang bayarnya sebelum jatuh tempo akan mendapatkan tiga kupon, yang tepat jatuh tempo dapat dua kupon, dan yang terlambat masih mendapatkan satu kupon. Akan diundi 25 November 2020 secara virtual,” paparnya.

Dalam ketereangannya kepada awak media, Zaki menjelaskan realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Kudus, hingga pertengahan Oktober 2020 mencapai Rp114 miliar atau 74,5 persen dari target sebesar Rp153 miliar.

“Target penerimaan pajak kendaraan bermotor tahun 2020 memang ada perubahan. Jika pada APBD murni 2020 ditetapkan sebesar Rp174 miliar, kemudian pada APBD Perubahan 2020 menjadi Rp153 miliar,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :