Upaya Camat Mejobo Datangkan Excavator Long Arms PSDA Jateng Dikabulkan, Besok Kerja Bakti

oleh
Sejumlah petugas dari PSDA Provinsi Jawa Tengah, BBWS Pamali Juwana, Camat Mejobo saat berada di sekitar lokasi timbuna sampah jembatan Kesambi Mejobo Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Upaya kerja keras Camat Mejobo Harso Widodo untuk mengatasi solusi membersihkan tumpukan sampah kayu dan bambu yang menggunung di pintu air dan jembatan 2 Sungai Piji di Desa Kesambi Kecamatan Jekulo agaknya memperoleh tanggapan dari pihak terkait.

Setelah mengaku menghubungi sejumlah pihak terkait upayanya mengatisipasi sampah dari dampak hujan deras sebelumnya, kini upayanya mendapat perhatian yang cukup serius dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah dan Balai Besar Wilayah Sungai Pamali Juwana.

Siang tadi sejumlah staf Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah hadir ke lokasi endapan sampah dan melakukan pengecekan kondisi Sungai Piji. Termasuk pengecekan potensi sumbatan yang terjadi di sungai tersebut akibat sampah yang didominasi oleh ranting-ranting bambu dan sampah domestik..

TRENDING :  300 Meter Lahan Belum Dibebaskan, Pembangunan Jalan Lingkar – Mijen - Klumpit Kudus

Sugeng Adi Nugroho, Kasi Pengendalian dan Pendayagunaan Sumber Daya Air (Dalguna SDA) Dinas PSDA Jateng menyatakan kondisi Sungai Piji saat ini cukup memprihatinkan dan butuh penanganan segera.

“Tumpukan kayu, bambu, sampah domestik dan endapan tanah di Sungai Piji harus segera dilakukan pengedukan. Sebab Hujan sudah berpotensi akan mengguyur wilayah Kudus, agar tidak terlambat harus diatasi secepatnya,” ujar Adi Nugroho di lokasi endapan sampah Kesambi, Senin (04/11/2019).

Camat Jati Harso Widodo (tengah) bersama sejumlah staf PSDA Prov Jawa Tengah, BBWS, anggota Koramil, Polsek dan wartawan (Foto: ist)

Untuk itu, pihaknya melakukan percepatan langkah kerja bakti dengan warga, aparat dan relawaan untuk segera mengkoordinasi pengedukan yang awalnya dijadwalkan pada hari Minggu besok, menjadi Selasa (05/11/2019) esok.

“Segera kita tindaklanjuti. Takutnya dalam waktu dekat terjadi hujan intensitas tinggi, yang menyebabkan jebolnya tanggul dan bajir,” ujarnya, Senin (04/11/2019)

TRENDING :  Banjir Disepanjang Jalan Supriyadi Pati

Menanggapi hal ini, Camat Mejobo, Harso Widodo mengapresiasi langkah sigap Dinas PSDA dalam hal ini BBWS dalam menangani permasalahan yang terjadi di daerahnya.

“Untuk membersihkan sampah tersebut harus menggunakan excavator jenis long arms dan itu yang punya PSDA Provinsi, sebab kalau pakai punya Dinas PUPR Kudus hanya memiliki jenis Beghoe yang bertangan pendek, dan ini direspon oleh PSDA Jateng yang akan mendatangkan alatnya dari Semarang,” kata dia.

Untuk memaksimalkan kegiatan tersebut, pihaknya bersama Pemerintah desa Kesambi akan mengerahkan masyarakat untuk bergotong royong membersihkan sungai.

“Rencana pengerjaan pembersihan sampah di pintu 2 Kesambi, yg semula kami agendakan pada Hari Minggu tgl 10 Nopember 2019, karena pertimbangan waktu dan kekhawatiran adanya hujan susulan dari PSDA provinsi mengambil inisiatif pengerjaan dengan Backhoe long arm hasil bantuan dari BBWS dan akan dilaksanakan pada hari Selasa besok mulai tanggal 5- 7 November 2019 pada Jam 08.00,” ujarnya.

TRENDING :  Jembatan Getassrabi – Klumpit Sudah Bisa Dilewati

Besok direncanaka akan dilibatkan armada pengangkutan sampah dari Dinas PKPLH sebanyak 2 unit dan dari Dinas PUPR 1 unit.

“Sedangkan personil kami mintakan bantuan pada Kalak BPBD Kudus beserta relawan, dari PSDA Prov dan BBWS serta masyarakat, Koramil dan Polsek Mejobo. Tiga hari itu, kami targetkan sampah dan endapan di pintu air Kauman, Jembatan 2 dan Jembatan 3 dapat diangkat semua,” harapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :