Kudus, isknews.com – Produk kerajinan khas Kabupaten Kudus kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Madani Biola Bambu, karya inovatif milik Ngatmin (48), berhasil meraih juara III pada ajang Dekranas Award 2025 kategori produk kayu.
Ngatmin, owner Madani Biola Bambu asal Desa Japan, Kecamatan Dawe, mengaku tidak menyangka dapat menembus jajaran pemenang nasional. “Awalnya saya ikut lomba itu benar-benar tidak menyangka bisa menang. Prosesnya panjang, dari sekitar 800 peserta disaring jadi 200, lalu 40, hingga akhirnya dipilih tiga besar. Alhamdulillah, biola bambu dari Kudus bisa tembus peringkat tiga nasional,” ujarnya saat ditemui Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari dukungan Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop UKM) Kudus serta Dekranasda setempat yang terus mendampingi hingga tahap akhir. “Kami selalu diarahkan, diberikan semangat, bahkan didampingi saat presentasi melalui Zoom. Itu membuktikan produk dari Kudus bisa naik kelas dan mendunia,” imbuh Ngatmin.
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Disnaker Perinkop UKM Kudus, Ninuk Herdjini, menjelaskan bahwa proses seleksi Dekranas Award berlangsung ketat sejak tahap awal. “Awalnya ada pengumuman dari Dekranas Pusat yang kemudian kami teruskan ke pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif di Kudus. Salah satunya Madani Biola Bambu yang langsung kami dampingi dari pendaftaran online hingga tahap presentasi,” ujarnya.
Menurut Ninuk, salah satu nilai lebih dari Madani Biola Bambu adalah keunikan produk yang memanfaatkan bambu petung dari Dawe Kudus. Saat penilaian final, Ngatmin bahkan mempraktikkan langsung cara memainkan biola bambu sehingga memukau para juri. “Ini tidak hanya produk kerajinan, tapi juga punya nilai edukasi. Harapannya bisa dikenalkan ke siswa-siswa agar mencintai karya lokal sekaligus melestarikan budaya musik,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang Dekranas Award 2025 akan diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan secara langsung. Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran.
Ninuk menegaskan, kemenangan ini menjadi bukti bahwa Kudus memiliki potensi industri kreatif yang mampu bersaing di kancah nasional. “Kami berharap biola bambu ini tidak hanya berhenti di level nasional, tapi bisa terus dipamerkan hingga ke tingkat Asia bahkan internasional,” tutupnya. (AS/YM)







