Buktikan Bisa Tertib, Paguyuban PKL Gang 4 Buat Kantong Parkir

oleh

Kudus, isknews.com – Setelah bersurat ke Plt Bupati Kudus HM Hartopo agar tak dipindahkan ke Pasar Rakyat di kompleks Pasar Baru Wergu Wetan Kudus, seperti yang di wacanakan oleh Dinas Perdagangan Kudus. Paguyuban Pedagang Jajanan Gang 4 segera berbenah diri.

Salah satu motif akan direlokasinya Komunitas Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Mangga itu adalah kontribusinya pada penyebab tersendatny arus lalu lintas yang seringkali terjadi di depan lokasi mereka berjualan.

Seorang Pembeli tengah memilah makanan di pusat kuliner tradisional Kudus (foto: YM)

Sunarto, juru bicara pedagang saat ditemui usai peringatan HUT 46 Paguyuban PKL gang 4 mengaku kini mereka mulai berbenah diri. Salah satunya dengan membuat kantong parkir bagi kendaraan pedagang maupun pengunjung di pusat kuliner tradisional Kudus itu.

TRENDING :  Sidak Komisi B ke Sejumlah Pasar Modern, Temukan 4 Toko Swalayan Tak Berizin

“Katanya kita mau direlokasi karena di Jalan Mangga ini dinilai semrawut dan kerap menimbulkan kemacetan, dengan keberadaan kami. Untuk itu, kami terus berupaya memperbaiki kondisi yang ada,” katanya saat ditemui awak media, Minggu (22/09/2019).

Disebutkannya, saat ini pihaknya telah membuat kantong parkir untuk kendaraan para pedagang dan pengunjung pusat kuliner tradisional Kudus tersebut. Kantong parkir yang terletak di selatan Gedung Griya Raharja itu, diklaim dapat menampung sekitar 100 kendaraan roda dua.

Dengan menggunakan sistem kemitraan, kantong parkir itu mematok tarif Rp. 1.000 perkendaraan roda dua. Sedangkan untuk kendaraan roda empat, kantong parkir terletak di Jalan DR Wahidin Sudiro Husodo dan Jalan KH. Wahid Hasyim.

TRENDING :  Libur Lebaran, Peziarah Sunan Kudus Membludak

“Kantong parkir ini sudah mulai beroperasi sekitar 1 bulan lalu. Ya setelah, wacana relokasi itu muncul,“ tandasnya.

Dengan adanya kantong parkir ini, Sunarto mengaku kondisi lalu lintas di Jalan Mangga mulai tertib dan lancar. Bahkan pihaknya mendapat sejumlah apresiasi dari Pemerintah Kelurahan Panjunan dan Dinas terkait.

Meski begitu, Sunarto mengaku pihaknya akan terus berbenah diri. Masukan dari Pemkab Kudus terkait penataan PKL di Jalan Mangga juga dinantikan pihaknya.

“Kita ditata mau, asal jangan digusur atau direlokasi,” sebutnya.

Menanggapi hal ini, Camat Kota, Endah berpesan agar para PKL di Jalan Mangga bisa menjaga keamanan, kebersihan dan kelancaran arus lalu lintas di lokasi tersebut. Selain itu, dia juga menekankan agar para PKL bisa menjaga hygienitas dan kesehatan makanan yang dijualnya.

TRENDING :  Asap Mesin Bengkel Terpapar Masuk Ruang Kelas, Siswa SD Mlati Kidul 2 Berhamburan Keluar

“Jangan jual makanan yang menggunakan pewarna sintetis, pengawet dan zat berbahaya lainnya. Ingat makanan yang kalian jual juga dikonsumsi oleh keluarga anda. Jadi juallah makanan yang sehat,” pesannya.

Terkait wacana relokasi, Endah mengaku tidak dapat berbuat banyak. Meski begitu, dia mengajak para PKL agar mengikuti sarannya.

“Kalau kalian mau sungguh-sungguh berbenah. Saya mau mengusahakan ke Bapak (Plt. Bupati Kudus -red) agar kalian bisa tetap di sini,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :