Dana Talangan Tim Persiku 2021 Hingga Sekarang Belum Dibayarkan

oleh -881 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Manajemen Persiku Senior periode 2021 mengeluh, karena sampai saat ini anggaran tim berjuluk Laskar Macan Muria tersebut belum juga cair. Padahal, selama menjalani persiapan hingga mengikuti kompetisi Liga 3 Jawa Tengah telah menghabiskan dana tidak kurang dari Rp1,4 miliar.

‎Mantan Manajer Persiku Senior 2021, Ferdaus Ardyansyah, mengatakan bahwa dirinya ditunjuk menjadi manajer Persiku Senior dan mengantongi surat keputusan dari Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Kudus dengan nomor SKP/02/PSSI Kab. KUDUS/VIII/2021 untuk dua musim kompetisi. Dan, karena saat itu belum tersedia dana, maka manajemen mengadakan dana talangan untuk mempersiapkan tim.

“Saat itu kita harus cari pelatih, pemain, tim kesehatan dan segala sesuatu untuk melengkapi persyaratan sebuah tim guna bisa mengikuti roda kompetisi,” jelasnya.

Ditaamabahkan, setelah beberapakali pihaknya menagih ke Askab PSSI Kudus dan merasa dipersulit, lalu eks manajemen bersurat ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Tengah dengan nomor surat 001/EX/MAN/PERSIKU-SENIOR/VIII/2022 tertanggal 15 Agustus 2022.

Isi surat yang dilayangkan pertengahan Agustus lalu itu, dimaksudkan agar dana talangan yang sebagian besar diperoleh dari pinjaman itu segera dibayarkan. Sepengetahuannya, anggaran untuk Persiku Senior yang bersumber dari APBD Kudus 2022 sudah ada di tangan Askab.

Masih menurut Ardyansyah, setelah mengikuti kompetisi dan hasilnya diakui kurang maksimal, baru menjalani satu musim kompetisi pihaknya diberhentikan secara sepihak. Walau dia dan manajemen yang lain sebenarnya merasa keberatan, akan tetapi pihaknya menghormati keputusan tersebut.

“Padahal untuk mencetak tim yang kuat dan sesuai harapan pecinta Persiku, butuh waktu panjang. Mencetak tim yang kuat tidak semudah membalik telapak tangan butuh tenaga, pikiran, keterlibatan banyak pihak dan yang pasti biaya” tegasnya.

Karena belum dibayarnya dana operasional itu, imbuhnya, mengakibatkan sebagian gaji beberapa pemain masih belum lunas. Termasuk honor ofisial.

Ardyansyah berharap, Askab secepatnya mencairkan dana talangan yang sudah dipakai untuk membiayai Persiku Senior 2021. Jika ada persyaratan yang kurang, pihaknya bersedia melengkapinya.

“Intinya jangan dipersulit. Dan, terkait penggunaan uang itu kami siap mempertanggungjawabkan secara hukum,” pungkasnya.

Sementara Ketua Askab PSSI Kabupaten Kudus, Danial Sampurna, dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mempersulit apa yang diajukan manajemen Persiku Senior 2021. Hanya saja sebagai fasilitator antara cabang olahraga dengan pemerintah yang diminta adalah laporan pertanggungjawaban secara benar dan riil.

“Artinya terkait pengajuan yang sudah pernah dilakukan memang sempat ditolak KONI karena beberapa hal. Kita mintanya itu diperbaiki supaya kita bisa mengajukan kembali,” tegasnya. (jos)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.