Kudus, isknews.com – Material bangunan bekas Stadion Wergu Wetan Kudus ternyata masih memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Hal itu terbukti dari hasil lelang pembongkaran stadion yang berhasil menembus angka Rp 3 miliar, jauh melampaui harga limit yang ditetapkan sebesar Rp 969,3 juta.
Nilai lelang yang mencapai lebih dari tiga kali lipat harga awal tersebut menunjukkan tingginya minat pelaku usaha terhadap material bekas stadion yang selama puluhan tahun menjadi markas kebanggaan masyarakat Kudus dan kandang Persiku Kudus.
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Djati Solechah mengatakan, proses lelang pembongkaran Stadion Wergu Wetan telah selesai dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
“Lelang sudah terlaksana. Pembongkaran Stadion Wergu Wetan berhasil terlelang dengan nilai Rp 3 miliar,” kata Djati, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, tingginya nilai lelang tidak lepas dari besarnya animo peserta yang mengikuti proses penawaran. Sejak pengumuman lelang dibuka pada akhir Mei lalu, banyak calon peserta yang aktif mencari informasi terkait aset yang akan dibongkar.
Jumlah peserta yang ikut dalam lelang tersebut mencapai 146 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Persaingan ketat selama proses bidding membuat nilai penawaran terus bergerak naik hingga akhirnya mencapai angka Rp 3 miliar.
“Jumlah peserta lelang cukup banyak, yakni 146 orang dari berbagai daerah. Pemenang atau penawar tertinggi berasal dari Pekanbaru atas nama Ibu Pitria,” ujarnya.
Djati menjelaskan, pelaksanaan lelang dilakukan secara elektronik menggunakan sistem bidding terbuka. Melalui mekanisme tersebut, seluruh peserta dapat memantau perkembangan harga secara langsung sehingga proses berjalan transparan dan kompetitif.
“Semua peserta bisa melihat perkembangan nilai penawaran secara langsung. Karena itu prosesnya berlangsung terbuka dan kompetitif,” jelasnya.
Ia menilai, hasil lelang tersebut menjadi bukti bahwa material bangunan Stadion Wergu Wetan masih memiliki daya tarik tinggi dan bernilai ekonomis. Seluruh material hasil pembongkaran nantinya menjadi hak pemenang lelang sesuai ketentuan yang berlaku.
Objek lelang yang dibongkar meliputi bangunan stadion utama, bangunan lampu stadion beserta kelengkapannya, tower air, sumur dan tandon air. Total luas bangunan yang menjadi objek lelang mencapai sekitar 26 ribu meter persegi.
Djati menambahkan, pemenang lelang diberikan waktu lima hari untuk menyelesaikan proses pelunasan. Setelah seluruh kewajiban administrasi dipenuhi, proses pembongkaran diperkirakan dapat dimulai sekitar satu bulan mendatang.
“Setelah pelunasan selesai dan seluruh persyaratan terpenuhi, pembongkaran bisa segera dilaksanakan. Hasil bongkaran nantinya menjadi hak pemenang lelang,” pungkasnya. (YM/YM)











