Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Warga mengeluhkan kerusakan jalan mulai pertigaan Gagaan menuju obyek wisata alam Gua, Terawang yang semakin parah. Aspal pada mengelupas, lubang-lubang menganga cukup lebar, dan saat hujan turun menjadi kubangan air.
“Rusaknya makin parah, harus perlahan, dan gantian agar tidak terjatuh,” tandas Suntari (27), warga Kelurahan Kunduran, Kecamatan Kunduran, Blora.
Sutomo (41), warga Ngawenombo, Kecamatan Kunduran, juga mengeluhkan jalan rusak parah mulai ujung selatan jalan raya Blora-Purwodadi atau simpang tiga Desa Gagaan, Kecamatan Kunduran itu.
“Sebenarnya yang rusak hanya beberapa ratus meter, rusaknya sudah agak lama, setelah musim hujan kondisinya semakin parah,” tambah pedagang sembako di Pasar Pagi Kunduran itu.
Jalan Kunduran-Todanan itu, terlihat kerusan jalan memang cukup parah, namun jalan yang bodol itu hanya sekitar satu kilometer. Selepas jalan yang rusak itu, fisik jalan sudah bagus, karena sudah diperbaiki model rigit pavement (cor beton) hingga Pabrik Gula (PG) Blora.
Kerusakan juga terjadi mulai gapura Gua Terawang hingga tanjakan Doglik, Kecamatan Todanan. Jalan kabupaten sepanjang sekitar 2,3 kilometer kondisinya memprihatinkan. Kerusakan dengan lubang-lubang mengaga lebar, dan muncul banyak kubangan air, sehingga dikeluhkan banyak warga.
Kendaraan roda empat dan dua yang melintas jalur penting Kota Kecamatan Kunduran ke Todanan, penghubung lintas Blora-Pati lewat Pucak Wangi itu, harus terseok-seok untuk menghindari jalan yang berlubang-lubang cukup lebar penih kubangan air.
Kerusakan serius sebenarnya hanya pada empat titik, namun tingkat kerusakannya sudah cukup parah, khususnya lokasi yang setiap hujan turun menjadi langganan limpahan air dari desa sekitarnya.
Dimintai kondirmasi ruas jalan Kunduran-Todanan yang rusak parah itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat, Sam Gautama Karnadjaya, membenarkan kerusakan jalan Gagaan ke Todanan sepanjang 600 meteran. “Iya rusak berat, sudah dianggarkan perbaikan tahun ini model rigit atau cor beton penuh,” jelansya.
Untuk kerusakan jalan rusak antara Gua Terawang sampai Doglik, pihaknya akan mengecek dulu data pastinya, tapi yang dia tahu ikut diprogramkan pada tahun anggaran (TA ) 2017 ini.(**)










