Kudus, isknews.com – Pelaksanaan Tes Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tinggal menghitung jam. Berbagai persiapan pun telah dilakukan, baik oleh universitas yang digandeng sebagai penyelenggara serta lokasi pelaksanaan tes.
Salah satu dari lima kampus yang dipercaya untuk menggelar pelaksanaan computer assisted test (CAT) seleksi penerimaan perangkat desa di Kudus adalah Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.
Person In Charge (PIC) SMP 1 Kudus dari Universitas Padjajaran (Unpad) Thoriq Fazri menuturkan bahwa ada sekira 1800 peserta yang akan mengikuti tes di SMP 1 Kudus.
Sedangkan untuk total peserta yang akan mengikuti tes CAT dari Unpad sendiri ada sekitra 3800 peserta. Para peserta tersebut tersebar untuk mengikuti tes di SMP 1 Kudus, SMP 3 Kudus, dan SMP 5 Kudus.
“Pesertanya dari 68 desa di Kudus. Untuk PC yang disediakan, masing-masing ruang ada 20-30 PC yang digunakan untuk tes dalam sekali sesi,” terangnya.
Dilokasi yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Dian Noor Tamzis Hanafi, pun ikut mengecek kesiapan pelaksanaan tes seleksi perangkat di Kabupaten Kudus.
Dian, yang juga merupakan Ketua Panitia Teknis Seleksi Perangkat Desa di Kabupaten Kudus, memastikan agar ketersiapan lokasi tes dan universitas penyelenggara sudah siap secara penuh.
Pihaknya pun meminta agar setiap universitas dan tempat penyelenggara menyiapkan segala antisipasi apabila terjadi error. Baik itu, antisipasi terjadinya error secara teknis maupun sistem.
“Kami ini kan panitia tingkat Kabupaten, jadi kami ajak lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk melihat kesiapan infrastruktur terkait penyelenggaraann tes untuk besok,” ujar Dian, saat ditemui usai melakukan pengecekan kesiapan tes di SMP 1 Kudus, Senin (13/02/2023).
Pihaknya berpesan kepada Universitas Padjajaran (Unpad), yang dalam ini digandeng sebagai penyelenggara Tes CAT seleksi perangkat desa, untuk memastikan mekanisme beberapa hal apabila terjadi error.
“Nanti kalau ada laptop yang error, segera dipersiapkan teknis perbaikannya, dan kalau tidak bisa diperbaiki maka langsung diganti tanpa harus peserta itu mengulang dari awal. Itu kita pesankan juga,” terangnya.
Terkait dengan pelaksanaan tryout seleksi perangkat desa yang diselenggarakan hari ini, Senin, 13 Februari 2023, Dian mengungkapkan ada yang menyelenggarakan secara online dan offline.
Kebijakan penyelenggaran tryout sendiri diserahkan kepada masing-masing universitas. Namun, pihaknya menekankan bahwa hal-hal yang bersifat teknis untuk pelaksanaan tes besok, wajib disampaikan oleh masing-masing universitas.
“Seperti administrasi, tata cara, log in, tata tertib, lokasi dan jam ujian, sudah disampaikan hari ini. Besok tinggal pelaksanaannya,” tandasnya. (YM/YM)










