Pastikan Pengelola Terapkan Prokes, Disbudpar Pantau Obyek Wisata di Kudus

oleh
Sutopo berikan arahan pada pengelola wahana flying fox terkait penerapan prokes dan keamanan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Demi memastikan ketaatan para pengelola obyek wisata di Kabupaten Kudus dalam penerapan protokol kesehatan dengan implementasi 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak) di sejumlah obyek wisata di Kabupaten Kudus.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus melakukan pemantauan langsung kesejumlah obyek wisata yang dinilai memiliki kunjungan tinggi pada akhir pekan Sabtu dan Minggu.

Satu diantaranya adalah Wisata Cengkir Manis, di Dukuh Kedungmojo, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Jekulo, Kudus yang menawarkan banyak wahana. Mulai dari river tubing, kano, dan hingga flying fox.

Kasi Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Sutopo, saat memantau secara langsung penerapan prokes dan 3M di sejumlah obyek wisata di Kudus (Foto: YM)

Wisata alam yang belum lama viral disejumlah media sosial ini memang memiliki kunjungan terpadat hingga 1000 orang pengunjung pada setiap akhir pekannya.

Menurut Kasi Promosi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Sutopo, semua pengelola obyek wisata diminta mengedepankan protokol kesehatan pada tiap pengunjung. Ini dilakuakn agar, virus corona tidak menyebar di lokasi ini.

“Pemantauan kami tidak hanya disini saja, kami rutin melakukan pemantauan terutama di 5 obyek wisata di Kudus. Seperti di Dukuhwaringin, Temulus, Jurang, Kandangmas dan di Tanjungrejo ini,” kata Sutopo, Sabtu (07/11/2020).

Dari pantauan media ini, penerapan prokes sudah dimulai dari saat pengunjung masuk, ada petugas yang mengecek suhu badan dengan menggunakan thermogun dan memastikan para pengunjung masuk dengan menggunakan masker.

Tak hanya itu, mereka juga telah menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun. Bbanner-banner imbauan penerapan 3M terpampang di sejumlah titik.

Sutopo menilai, protokol kesehatan dan keamanan pengunjung di tempat wisata itu sudah sangat bagus. Namun demikian, masih ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh manajemen pengelola.

“Masih ada yang harus dibenahi disini, seperti , penataan tempat parkir, tempat sarana prasarana untuk wahana seperti helm, pelampung, ban, dan lainnya. Agar bisa menciptakan sapta pesona yang lengkap di destinasi wisata tersebut.,” kata dia.

Kepada awak media Sutopo berharap semoga semua destinasi wisata di Kudus tetep bisa mempertahankan dan menerapkan protokol kesehatan dengan konsisten.

“Sehingga pengunjung bisa merasa nyaman saat berkunjung terutama ke Cengkir Manis ini,” tandasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, pengelola sekaligus Sekretaris Pokdarwis Tanjung Tirta, Hadi Paryono, mengungkapkan, selain dari pengelola, pihaknya juga meminta para pedagang yang berjualan untuk menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun.

“Semua pedagang yang berjualan juga harus memakai masker,” katanya.

Dia mengaku pihak manajemen sangat mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang datang. Terlebih saat pandemi seperti ini, pengelola juga tak henti–hentinya mengingatkan para pengunjung agar tetap memakai masker dan manjaga jaraknya.

“Di depan (tempat pengecekan suhu) kami juga menyediakan masker, misal ada pengunjung yang membutuhkan bisa membeli dengan harga Rp 2 ribu,” jelasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :