Dosen UMKU Ikuti Kuningan International Conference On Education, Health and Economics

oleh
Suasana konferensi internasional virtual yang digelar oleh STKIP Muhammadiyah Kuningan (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) ikuti kegiatan “Kuningan International Conference On Education, Health, Economics, Management, Social Science, and Humanities (KIC-EHEMSSH)” yang diselenggarakan oleh STKIP Muhammadiyah Kuningan secara virtual atau daring, Rabu (25/11/2020),

Mendelegasikan 10 orang dosen untuk mengikuti kegiatan ilmiah tersebut, yakni Rusnoto SKM.,M.Kes (Epid), Anny Rosiana M, M.Kep, Ns, Sp, Kep. J, Noor Cholifah.,M.Kes, Ana Zumrotun N.,M.Kes, Ahmad Nur Sayfiq, M.Pd, Indanah, M.Kep, Ns., Sp.Kep., An, Dwi Astuti, M.Kes, Yunus Mustaqim, SEI., ME., Sy, Mu’adzah, ST., MT, dan Septina Rahmawati, S.Pd., M.Pd.   

Sebelumnya UMKU dan STKIP Muhammadiyah Kuningan telah melaksanakan kegiatan penandatanganan kesepakatan kerjasama Catur Dharma  Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Kerjasama ini memayungi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan kedua PTM ini, salah satu implementasi dari kerjasama ini yakni konferensi internasional yang juga diikuti oleh delegasi dari  UMKU.

Ada 3 Keynote Speakers dalam kegiatan ini yakni Mohammad Adam Jerusalem, Ph.D dari Majelisdiktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Md. Ma’mun Habib dari Independent Univesity Bangladesh, dan Asoc. Prof. Dr. Mimi Nahariah Azwani Binti Mohamed dari Universiti, Tun Hussein Onn Malaysia.

KIC-EHEMSSH ini diantaranya berisi simposium, workshop, dan oral presentasi, dimana para peserta memaparkan hasil penelitian. Materi presentasi yang disampaikan narasumber dan peserta oral presentasi.

Rektor UMKU Rusnoto, menyampaikan dukungannya kepada para dosen yang turut serta dalam kegiatan  ini, ia berharap dosen- dosen terus mengembangkan semangat untuk meneliti. 

“Karena salah satu kewajiban dosen yakni terus merawat ilmu pengetahuan salah satunya adalah dengan melakukan penelitian,” tuturnya.

Sedangkan Noor Cholifah, M.Kes, ketua LPPM UMKU menyampaikan bahwa Penelitian bagi dosen merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai implementasi dari tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Namun, penelitian dosen tanpa publikasi, dianggap penelitian yang belum sepenuhnya memiliki nilai  makna.

“Publikasi karya ilmiah dosen memiliki dampak positif yang besar tidak hanya bagi dosen, tetapi juga untuk penilaian perguruan tinggi. Artinya, dosen sebagai elemen terpenting dalam perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk membangun budaya akademik didalamnya,” ungkapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :