Drama di Maguwoharjo: Sempat Samakan Skor, Persiku Dipatahkan PSS Sleman 2-1

oleh -38 Dilihat
Punggawa Persiku Kudus Hugo Samir saat menguasai bola dan menggiring ke gawang PSS Sleman yang berkesudahan dengan 0-1 untuk tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Liga Pegadaian Championship grup B ,2025/2026 pekan ke 25 (foto: Anam Kwok)

Kudus, isknews.com – Bermain tandang di markas PSS Sleman, Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Laskar Macan Muria Persiku Kudus menunjukkan perlawanan sengit meski akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-1.

Laga pekan ke-25 Grup B Pegadaian Championship 2025-26 yang digelar Senin (20/04/2026) pukul 19.00 WIB itu berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. Persiku datang dengan ambisi mencuri poin, sementara PSS Sleman tampil agresif di hadapan publik sendiri.

Persiku sempat memberikan kejutan di awal laga melalui skema serangan balik cepat. Namun peluang tersebut masih mampu diamankan kiper PSS Sleman, Ega Rizky.

PSS Sleman kemudian mengambil alih kendali permainan. Gustavo Tocantins membuka ancaman lewat sundulan di depan gawang, namun bola masih melambung. Disusul percobaan Terens Puhiri dari luar kotak penalti yang juga belum menemui sasaran.

Persiku memilih bermain lebih disiplin dengan menunggu dan mengandalkan serangan balik. Lini pertahanan yang dikomandoi Jaimerson tampil cukup solid dalam meredam serangan dari sisi sayap PSS Sleman.

Memasuki pertengahan babak pertama, intensitas duel meningkat. Kedua tim terlibat kontak fisik dalam perebutan bola di lini tengah.

Pada menit ke-36, PSS Sleman sempat meminta penalti setelah Frederic Injai terjatuh di kotak terlarang. Namun wasit Rio Permana Putra tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Empat menit berselang, PSS Sleman akhirnya memecah kebuntuan. Frederic Injai sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Persiku usai situasi sepak pojok, membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persiku langsung memberikan respons cepat. Ketika babak kedua baru berjalan tiga menit, Persiku Kudus sukses menyamakan kedudukan melalui sepakan free-kick Caique Silvio Souza yang meluncur indah ke gawang PSS Sleman.

Gol tersebut sempat menghidupkan harapan Persiku untuk mencuri poin. Permainan tim tamu pun menjadi lebih berani dan percaya diri.

Namun PSS Sleman yang dijuluki Laskar Super Elang Jawa segera merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang pada menit ke-54 ketika Gustavo Tocantins mencetak gol melalui sepakan plesing yang tak mampu dijangkau kiper Persiku. Skor berubah menjadi 2-1.

PSS Sleman sebenarnya sempat menambah keunggulan di menit ke-59 melalui Tocantins. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah ditinjau melalui VAR. Wasit Rio Permana Putra memutuskan terjadi pelanggaran dalam proses gol tersebut.

Di sisa waktu pertandingan, PSS Sleman terus menggempur lini pertahanan Persiku. Sementara itu, Persiku berusaha bertahan sambil sesekali melancarkan serangan balik.

Peluang kembali dimiliki PSS Sleman pada menit ke-70 melalui kerja sama Injai dan Tocantins. Namun sepakan dari sudut sempit masih melebar dari gawang Persiku.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan PSS Sleman.

Dengan hasil ini, PSS Sleman naik ke puncak klasemen sementara Grup 2 dengan raihan 52 poin, unggul dari Persipura Jayapura dan Barito Putera yang terus membayangi.

Sementara itu, Persiku Kudus masih tertahan di peringkat ketujuh dengan koleksi 27 poin. Meski pulang tanpa poin, Persiku menunjukkan semangat juang tinggi, terutama lewat respons cepat di awal babak kedua yang sempat membuka peluang mencuri hasil di kandang lawan.

Coach Bambang Sumantri usai pertandingan menyebut pertandingan berlangsung menarik dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Ia juga menyoroti sejumlah keputusan di lapangan, namun tetap menegaskan rasa hormat kepada tuan rumah.

“Pertandingan ini menarik dan intensitasnya tinggi. Kami tetap menghormati PSS Sleman dan selamat atas tiga poin yang diraih,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter dan masyarakat Kudus karena belum mampu membawa pulang poin dari laga tandang tersebut.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Kudus dan suporter Persiku karena belum bisa membawa pulang poin,” tambahnya.

Sementara itu, Hugo Samir menilai pertandingan berjalan sengit dan menjadi salah satu laga penting bagi tim. Ia menyebut hasil akhir sebagai bagian dari proses yang harus diterima.

“Pertandingan hari ini sangat seru dan penting buat kami. Hasil ini kami syukuri sebagai bagian dari perjalanan tim,” ucapnya.

Dalam sesi tanya jawab, Coach Bambang juga mengungkapkan adanya perubahan pendekatan taktik yang diterapkan tim, termasuk penggunaan skema berbeda yang dinilai cukup berjalan efektif di lapangan.

Meski belum membuahkan hasil maksimal, Persiku tetap berkomitmen untuk tampil maksimal di setiap pertandingan tersisa.

“Kami akan tetap bermain fight di setiap laga. Meski hasil belum sesuai harapan, kami tetap punya harga diri dan terus berusaha memberikan yang terbaik,” tegasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.