Dukun Cabul Diamankan Polisi

oleh -1,229 kali dibaca
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Warga Desa/Kecamatan Tahunan RT 04 RW 02 berinisial AS (54), diamankan aparat kepolisian Jepara lantaran diketahui melakukan tindak asusila terhadap NP (17) warga Desa/Kecamatan Tahunan. Tersangka yang diketahui sebagai paranormal itu melakukan aksi bejat terhadap pelajar kelas 2 SMA itu sebanyak dua kali di rumahnya pada rentang waktu April hingga Mei 2017. Akibat peristiwa itu, korban mengalami trauma.
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta mengungkapkan, modus yang digunakan oleh tersangka yakni dengan memberi janji atau iming-iming korban menjadi cepat kaya dan mempunyai banyak uang dengan cara mengikuti ritual yakni bersetubuh dengan jin dengan perantara tubuh tersangka. “Pengungkapan ini bermula saat ada laporan dari orangtua korban yang melaporkan anaknya yang hilang pada 10 April lalu. Setelah ada laporan masyarakat kasus ini akhirnya terungkap. Tersangka diamankan di rumahnya pada Senin (22/5/2017) lalu,” kata Suharta, Selasa (23/5/2017).
Dirumah tersangka, polisi menemukan sejumlah barang bukti yakni barang-barang dan tempat yang biasa digunakan sebagai tempat untuk ritual. Diantaranya enam buah keris, jenglot, kain putih, menyan dan sejumlah barang lainnya. Tersangka juga melakukan perbuatan cabul kepada korban. “Korban takut untuk pulang lantaran oleh tersangka diancam dan ditakut-takuti,” jelas Kasat reskrim yang baru beberapa hari bekerja di Jepara ini.
Selain mengamankan AS, polisi juga mengamankan tersangka lain yakni MN (19), warga Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan. Tersangka MN ini yang membawa korban ke rumah tersangka AS. Selain itu, MN juga mencabuli korban sebanyak dua kali yakni di sebuah café di Desa Teluk Awur dan di rumah korban. “Tindak asusila yang dilakukan oleh tersangka MN ini terjadi pada bulan Maret 2017 di ruang atas café Uniq Teluk Awur,” imbuhnya.
Suharta menambahkan, korban ini dibawa oleh tersangka MN ke rumah AS. Saat itu korban membutuhkan uang, oleh tersangka, korban diajak untuk mengikuti ritual. Tersangka mengajak korban untuk ritual kawin kontrak dengan jin dengan perantara tersangka. “Tersangka ini melakukan persetubuan dengan korban dengan dalih melakukan ritual agar cepat kaya. Korban disetubuhi oleh tersangka berulang kali hingga korban lupa berapa kali melakukan persetubuhan itu,” jelasnya.
Sementara itu, tersangka AS mengatakan jika barang-barang yang ditemukan dirumahnya seperti keris merupakan titipan dari temannya. Dirinya mengaku jika saat korban diantar oleh MN ke rumahnya sudah tidak perawan lagi. Dirinya juga mengaku jika baru kali ini melakukan tindak asusila kepada pasiennya. “Korban memang sempat saya ajak juga untuk mandi di Teluk Awur dan Pungkruk untuk ritual mensucikan diri,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh seseorang saat berjalan dengan salah satu korban lainnya di sebuah jalan raya Desa Ngabul pada Senin (22/5/2017) dini hari. Lantaran mengira keduanya perempuan itu sebagai korban perampokan, akhirnya korban ditolong hingga akhirnya kasus ini bisa terungkap.
Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan polres Jepara. Kedua tersangka akan dijerat dengan UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman Minimal lima tahun penjara. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.