Dukung Kemandirian Pangan Keluarga, LPPNU Kudus Bekali Kader Fatayat NU Ilmu Pertanian Pekarangan

oleh -285 Dilihat
Para peserta Madrasah Kader Pertanian Batch 1 antusias mengikuti praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang digelar LPPNU Kudus bersama PC Fatayat NU Kudus di Joglo Golantepus, Minggu (7/9/2025). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kudus bersama PC Fatayat NU Kudus berkomitmen mendorong kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Komitmen itu diwujudkan dengan menggelar Madrasah Kader Pertanian Batch 1 bertema Pekarangan dan Ketahanan Pangan Keluarga di Joglo Golantepus, Minggu (7/9/2025).

Wakil Tanfidziyah PCNU/Anggota DPRD Prov. Jateng, Akhwan Sukandar, menanggapi bahwa pelatihan ini selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Para peserta tak hanya menerima materi, tetapi juga mendapat praktik serta perlengkapan bertani.

“Peserta dibekali media tanam dan bibit seperti cabai, terong, hingga lombok. Jadi pulang dari sini langsung bisa dipraktikkan di rumah masing-masing,” jelas Akhwan.

Menurut Sukandar, kegiatan ini dirancang berkelanjutan. Setelah pelatihan, akan ada evaluasi lapangan untuk melihat tindak lanjut para peserta, sebelum memasuki tahap berikutnya dengan materi yang lebih mendalam.

“Karena animonya tinggi, kegiatan ini dibagi dalam tiga putaran. Hari ini diikuti peserta dari tiga kecamatan, putaran selanjutnya akan bergiliran untuk kecamatan lainnya,” ujarnya.

Dua narasumber diantaranya M. Nurul Hakim, M.Pd (Owner Kampoeng Agroedukasi Muria Kudus) dan H. Ahmad Amin Mustafid  (Ketua LPPNU Kudus dan Owner SayON Ngembalrejo).

Salah satu Narasumber yang juga Ketua LPPNU Kudus, Amin Mustafid, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata membekali para kader, khususnya ibu-ibu Fatayat, dengan keterampilan bercocok tanam sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.

“Program ini untuk memberdayakan keluarga agar mandiri pangan. Selain mencukupi kebutuhan sendiri, kalau hasilnya berlebih bisa memberi nilai ekonomi,” kata Amin.

“Semoga, melalui Madrasah Kader Pertanian, LPPNU Kudus dan Fatayat NU berharap lahir kader-kader yang tidak hanya mampu mewujudkan kemandirian pangan keluarga, tetapi juga mendorong masyarakat sekitar untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan sehat sekaligus peluang ekonomi,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :