Kudus, isknews.com – Seratusan lebih anggota Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja (SP) Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (RTMM) dari sejumlah brak PT Djarum Kabupaten Kudus menggelar Rapat Pimpinan Unit Kerja (Rapimnik) 1 di Taman Sardi Desa Kajar, Kecamatan Dawe Kudus, Minggu (20/11/2022).
Kegiatan Rapimnik yang merupakan forum tertinggi bagi PUK Djarum tersebut diikuti oleh sekira 107 orang yang mewakili dari setiap unit brak Djarum. Hadir pula Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati, Ketua FSP – RTMM Kudus Suba’an Abdul Rohman dan wakil dari manajemen PT Djarum.
Ketua PUK Djarum Ali Muslikin menyampaikan, rapat kerja kali ini membahas tentang kinerja yang telah dilakukan selama satu tahun kemarin. Kemudian, dilanjutkan dengan membahas program kerja yang akan dilakukan satu tahun ke depan.
“Kita akan bahas semua kegiatan yang sudah dilakukan PUK Djarun dari awal periode kita 7 November 2021, hari ini akan kita laporkan,” ujarnya.
Adapun program yang dilaporkan selama satu periode meliputi bidang organisasi, pendidikan, dan sosial kesejahteraan. Tiga bidang tersebut dilaporkan untuk nantinya menjadi bahan evaluasi dan merancang program pada periode berikutnya.
Ali menjabarkan, pada bidang organisasi telah dilakukan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bersifat seremonial. Pada Hari Buruh nanti, pihaknya juga mengungkapkan akan menggelar kegiatan peringatan secara meriah dan menargetkan pencapaikan rekor.
“Nanti Hari Buruh akan kita rencanakan ada kegiatan seremonial semacam senam massal, yang nanti di sana kita juga menargetkan untuk mencetak rekor,” katanya.
Lalu, Pada bidang pendidikan yang telah dilakukan selama satu periode berupa latihan kepemimpinan tingkat dasar (LKTD) dan latihan kepemimpinan tingkat atas (LKTA).
“Kita kemarin ada iku peltihan dengan PD Jateng selam 3 hari dengan materi pembahasan salah satunya adalah tentang negoisasi dan unjuk rasa,” terangnya.
Selanjutnya, pada bidang sosial kesejahteraan, telah dilakukan penyaluran bantuan bagi anggota dan keluarga yang sakit hingga lebih dari 3 bulan, dengan memberikan bingkisan senilai Rp 150 ribu. Adapula, program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) massal dan telah dimanfaatkan oleh lebih dari 1.200 pekerja.
Sementara itu, Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati memberikan dukungan kepada PUK Djarum dalam merancang dan menjalankan program-programnya. Dirinya mengaku, selama ini kinerja serta kerjasama yang telah terlaksana sudah baik dan bermanfaat.
“Harapan kami, 2023 bisa lebih baik lagi,” tandasnya.
Rini juga memberikan apresiasi terhadal kerjasama yang telah dijalin oleh PUK Djarum dengan UMKM yang ada di Kudus. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pemberian diskon bagi anggota dalam pembelian produk UMKM hingga 5-10 persen.
“Ini sudah berjalan setahun (kerjasama dengan UMKM), ini akan kita evaluasi juga tingkat keberhasilan dari MoU tersebut,” ucapnya. (YM/YM)









