Pati, isknews.com (Lintas Pati ) – Forum Peduli Masyarakat Margoyoso (FPMM) lakukan Audensi, hal tersebut dilakukan guna mengklarifikasi terkait dengan penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) kepada Pemerintah Desa Margoyoso Kabupaten Pati. Audensi dilakukan di Kantor Kepala Desa Margoyoso, Kamis 13/07/2017.
Menurut Koordinator FPMM Ahmad Maksum, audensi ini merupakan bentuk kepedulianya terhadap masyarakat Desa Margoyoso supaya mengetahui tentang kinerja pemerintahan desa. Pihaknya berharap, kepada pemerintah desa supaya lebih transparan dalam mengelola keuangan desa baik Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).
“Transparan adalah sangat penting dalam mengelola dana desa, agar masyarakat bisa mengetahui penggunaanya sehingga masyarakat bisa mengetahui penggunaanya. Sehungga tidak timbul masalah di masyarakat,”ungkapnya.
Kepala Desa Margoyoso Nur Faqih usai audensi mengatakan, terkait dengan pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang menggunakan DD maupun ADD sudah sesuai dengan ketentuan, terkait dengan publikasi pihaknya mengaku sudah dilakukan walaupun belum maksimal sebagai bentuk transparasi.
“DD maupun ADD sudah saya kerjakan dengan baik. terkait adanya audensi, ini merupakan hak masyarakat dan pembelajaran pemerintah desa supaya ke depan dalam pengerjaan pembangunan lebih baik dan transparan.”jelas Nur Faqih.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa (Pasopati), Dwi Totok Haryanto yang turut dalam audensi mengatakan. Sebenarnya kasus seperti ini sering terjadi di desa lainya.
“Dalam audensi ini kami hanya menjembatani dan mngingatkan supaya teman-teman kepala desa untuk mengelola dana desa secara transparan sesuai petunjuk teknis,”imbuhnya.
Dirinya juga berharap, ke depan, pengelolaan dana desa supaya berhati-hati. Dalam pengerjaanya harus sesuai dengan acuan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman ditengah masyarakat.
“ini adalah pembelajaran kepada kepala desa yang lain, untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan acuan yang ada. Biar tidak ada kesalahpahaman ditengah masyarakat,” tutupnya.











