,

Gapoktan hingga Bank Sampah, Program Inovatif Desa-Kelurahan di Kudus Tuai Apresiasi

oleh -152 Dilihat
Foto: Dok Pemkab Kudus

Kudus, isknews.com – Pemerintah Desa Gondangmanis dan Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, berhasil memukau Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dengan sejumlah program inovatif di bidang ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan. Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Penilaian Lomba Desa dan Kelurahan pada Rabu (7/5/2025).

Dalam kunjungannya ke Kelurahan Mlatinorowito, Bupati Sam’ani mengaku terkesan karena di tengah kawasan perkotaan masih terdapat lahan persawahan yang produktif. Ia menilai kondisi tersebut menjadi kekuatan Kudus dalam mempertahankan swasembada pangan.

“Saya kalau sepedaan lewat sini terkagum-kagum karena daerah perkotaan masih ditemukan area persawahan. Luar biasa menyumbang produksi pangan di Kudus,” ungkapnya.

Selain lahan produktif, Sam’ani juga mengapresiasi keberadaan koperasi gabungan kelompok tani (gapoktan) yang dinilai aktif dan dapat dikolaborasikan dengan program Koperasi Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

“Di Mlatinorowito kan sudah ada koperasi gapoktan, nanti bisa dikolaborasikan dengan Koperasi Merah Putih yang dikelola secara digital, agar lebih transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bupati juga mendorong penguatan UMKM yang berkembang di Kelurahan Mlatinorowito, termasuk dukungan terhadap program Kedai Balita yang bertujuan meningkatkan gizi anak. Kedai ini dikelola oleh tenaga bersertifikat hasil pelatihan dari Disnaker Perinkop dan UKM Kabupaten Kudus.

Lurah Mlatinorowito, Ainnur Sri Yulianing Sutrisno, menyebut bahwa pihaknya terus mengembangkan sektor UMKM, khususnya kuliner, serta memaksimalkan peran Kedai Balita yang telah memiliki legalitas dan pelatihan kompetensi.

Setelah dari Mlatinorowito, Bupati melanjutkan kunjungan ke Desa Gondangmanis. Ia menilai program ketahanan pangan desa tersebut sangat baik. Tak hanya hasil pertanian seperti tebu, ketela, jagung, hingga umbi-umbian yang terkelola, desa juga sudah membangun Jalan Usaha Tani (JUT) untuk mempermudah akses distribusi hasil panen.

“Luar biasa program ketahanan pangan Desa Gondangmanis. Tak hanya panennya terkelola, tapi juga infrastrukturnya dibangun,” puji Sam’ani.

Di sektor lingkungan, Gondangmanis menunjukkan inovasi dengan keberadaan tiga bank sampah aktif, salah satunya bekerja sama dengan Pegadaian. Masyarakat dapat menukar sampah dengan emas melalui Bank Sampah Muria Indah.

Kepala Desa Gondangmanis, Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah menerapkan smartfarming dalam sektor pertanian untuk mengukur kesuburan tanah dan kelembapan air secara digital. Hal ini diharapkan mendorong efisiensi dan produktivitas petani.

“Kami berkomitmen memberikan fasilitas terbaik bagi petani. Selain smartfarming dan JUT, bank sampah juga kami kembangkan untuk pemberdayaan ekonomi warga,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris, serta para kepala desa dan lurah yang ikut mendukung jalannya lomba. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :