Kudus, isknews.com – Imam Prayitno Kabid fasilitasi perdagangan, promosi dan perlindungan konsumen, menghimbau warga agar tidak perlu “Panic Buying”, karena semua akan segera terarasi dengan baik, ini adalah imbas dari kebutuhan tinggi warga terhadap gas melon utamanya pada “Bulan Besar” bulan dimana banyak orang menggelar hajatan yang tentu saja mengkonsumsi gas elpiji lebih banyak dari biasanya, “Ini siklus tahunan yang berulang pada tiap tahunnya, dan akan normal kembali usai bulan tersebut terlewati,” jelasnya kepada isknews.com disela-sela operasi pasar.
Dikatakan Imam, Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus hari ini menggelar Operasi Pasar Elpiji pada dua titik lokasi yang pada hari Kamis tanggal 14 September 2017 giliran dari Kecamatan Kota yaitu di lapangan sepak bola Desa Singocandi Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dan lapangan depan Dinas Perdagangan Kudus dikompleks perkantoran Jalan Mejobo.
Sementara menurut ketua penyelenggara Teddy Hermawan, Kasi Fasilitasi Perdagangan Kab Kudus mengatakan, Dalam pelaksanaan operasi pasar khusus untuk menjual gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kg kepada warga wilayah Kecamatan Kota yang diselenggarakan oleh PT Pertamina bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus.
Rencana sebelumnya, OP dilaksanakan di GOR wergu Wetan, namun karena tidak mendapatkan ijin dari Kantor Kecamatan Kota, sehingga dipindahkan di Dinas Perdagangan.
Dikatakan Teddy, Penyelenggara menyediakan penjualan sejumlah (560 tabung gas elpiji 3 kg) untuk di distribusikan kepada 560 warga pengguna (non pengecer) wilayah Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dengan tehnis penjualan setiap orang hanya dapat membeli satu tabung gas elpiji dengan harga Rp 15.500,-/tabung yang harga dieceran mencapai Rp.23.000 pertabung.
Teddy menambahkan, Dinas perdagangan Kabupaten Kudus menyelenggarakan operasi pasar di wilayah Kecamatan Kota dikarenakan hasil survey menemukan indikasi adanya kelangkaan pasokan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 Kg sesudah perayaan hari Raya Idul Adha 2017 di tiap Kecamatan sesuai dengan waktu dan tanggal yang sudah dijadwalkan.
Dirinya menambahkan, Jika operasi pasar di lapangan depan Dinas Perdagangan Kudus dikompleks perkantoran Jalan Mejobo memang agak sepi dan kurang rame seperti di tempat lain.
Sebelumnya telah digelar OP Elpiji 3 Kg di Kecamatan Mejobo, Jekulo, Bae dan Kaliwungu, sementara direncanakan besok Jumat pagi, (15/9/17), OP elpiji akan digelar dikantor Kecamatan Dawe, Jati, Undaan dan Mejobo
Menurut salah seorang warga, Johan (35) berlamat di Kelurahan Melati Kidul Kecamatan Kota mengatakan, dirinya berterimakasih dengan adanya operasi pasar ini. Dia mengaku terbantu karena saat ini sulit untuk mendapatkan gas elpiji terutama yang ukutan 3kg, “Alhamdulillah bagus, bisa kebantu juga” kata Johan. (AJ)










