Jalan Kudus–Pati Rusak, Warga Keluhkan Ancaman Keselamatan

oleh -319 Dilihat
Foto kondisi Jalan Kudus-Pati. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Kondisi jalan rusak dan berlubang di ruas Jalan Kudus–Pati, tepatnya di wilayah Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dikeluhkan warga. Kerusakan tersebut dinilai mengancam keselamatan pengguna jalan, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi setiap harinya.

Kerusakan jalan terlihat di beberapa titik pada jalur penghubung Kudus–Pati yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk kendaraan angkutan barang. Lubang yang menganga di badan jalan membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas.

Salah seorang warga Desa Terban, Antok, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah terjadi lebih dari sepekan terakhir. Menurutnya, kondisi jalan awalnya masih baik sebelum akhirnya mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus.

Awalnya tidak ada lubang. Karena hujan terus, lama-lama jalan berlubang dan sekarang lubangnya cukup besar,” kata Antok saat ditemui di lokasi, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, lubang berada tepat di jalur utama dengan arus lalu lintas padat. Akibatnya, pengendara kerap memperlambat laju kendaraan demi menghindari lubang yang berada di tengah badan jalan.

Antok juga menyebutkan bahwa kondisi tersebut pernah memicu kecelakaan. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengendara roda dua, tetapi juga kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur tersebut.

Pernah ada mobil pikap yang melintas, rangka bannya sampai patah. Selain itu, pernah juga ada pengendara motor yang jatuh,” ujarnya.

Meski dinilai membahayakan, hingga kini belum ada laporan resmi dari warga kepada pihak terkait mengenai kondisi jalan tersebut. Namun, warga berharap adanya perhatian serius agar kerusakan tidak semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain, Roni. Ia menilai, jika kerusakan jalan dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih fatal.

Ini jalur ramai, banyak kendaraan besar lewat. Kalau tidak segera diperbaiki, risikonya semakin besar, apalagi saat malam hari atau hujan deras,” tuturnya.

Roni berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan penanganan, setidaknya dengan langkah darurat seperti penutupan lubang atau pemasangan rambu peringatan, sambil menunggu perbaikan permanen dilakukan demi menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.