Kakek Yang Tinggal Sendiri Di Grobog Bensinnya, Kini Dirawat di RSUD Kudus

oleh -284 Dilihat

Kudus, isknews.com – Setelah sempat viral di Media sosial berupa aplutan video tentang seorang kakek tua yang tinggal sendirian di dalam rumah grobog (Warung kecil berbentuk kotak untuk PKL) tempat berjualan dagangannya di sebelah barat jembatan kaligelis Tegalarum ikut Desa Demangan Kecamatan Kota itu.

Kini Sulaeman (71) warga Kelurahan Sunggingan RT 03 RW 03 itu telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus, untuk dilakukan pemeriksaan Kesehatannya.

Sekda Kudus, Sam’ani Intakhoris, saat menyambangi mbah Sulaeman, kakek yang tinggal sendirian di Grobog dagangannya yang sempit (Foto: YM)

Menurut lurah Sunggingan Kudus Sonhaji, yang ditemui saat mengantar evakuasi Soelaiman di RSUD Loekmono Hadi Kudus, memang sudah lama berjualan di grobog berukuran sekitar 1,5 x 2 m tersebut di Desa Demangan.

“Biasanya dia berjualan di grobog yang biasa dia gunakan sebagai pangkalan bensin eceran, namun mungkin karena sekarang ini sulit untuk bisa kulakan bensin eceran, sehingga mbah Sulaeman kini tak lagi berjualan, hidupnya dari belas kasihan warga,” kata Lurah Sonhaji, Senin (25/11/2019).

Sementara itu Sekretaris Daerah Kudus, Sam’ani Intakhoris yang sempat beberapa kali menyambangi mbah Sulaeman mengatakan, dirinya sudah memerintahkan kepada Dinas Sosial, Kecamatan dan kelurahan untuk segera menangani mbah Sulaeman.

Inilah Sulaeman dan Grobog pangkalan bensinnya, disinilah kakek 71 tahun itu hidup selama ini (Foto : YM)

Sam’ani juga sempat berterima kasih kepada warga dan media yang telah mengangkat keadaan seorang kakek yang tinggal sendirian dalam grobog tempat berjualannya.

“Saya sudah instruksikan untuk merayu sang kakek agar mau dibawa kerumah sakit, lantaran kakek tersebut mengalami sakit kepala dan sesak napas,” katanya.

Sampai saat ini kakek sulaiman yang diduga warga terlantar ternyata masih memiliki keluarga, memiliki anak yang sudah dewasa, memiliki KK dan BPJS PBI.

“Mungkin dia hanya tak mau merepotkan keluarganya sehingga tinggal ditempat yang sekaligus biasa dipakainya untuk berjualan bensin,” katanya.

Kini sementara Sulaiman dilakukan perawatan dulu di Rumah Sakit. “Sementara begitu dulu, untuk kelanjutannya nanti, akan dikembalikan kepada keluarga atau ditempatkan dipanti jompo,” ungkap Sekda Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.