Kudus, isknews.com – Kembali aksi pencurian celana dalam terekam oleh kamera pengintai. Terduga pelaku berjenis kelamin pria dengan mengenakan jaket ojek online terekam kamera CCTV saat mengambil celana dalam wanita yang sedang dijemur di depan sebuah rumah di Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Tayangan video yang berdurasi 2 menit 51 detik itu memperlihatkan pria berkendara sepeda motor jenis matic Vario 125 berkelir putih dengan helm berwarna biru muda dan mengenakan tas slempang kecil. Terlihat dua kali mengambil celana dalam yang ada di jemuran rumah warga di RT 3, RW 2.
Usai pria itu menyandarkannya motor didepan sebuah rumah terdapat jemuran pakaian dengan sejumlah pakaian dalam wanita yang tergantung disana. Lalu dengan santai pria tersebut mengambil celana dalam, meski juga sejumlah kendaraan lalu lalang di jalan tersebut. Saat ini video tersebut beredar luas di beberapa aplikasi grup WhatsApp hingga viral, Selasa (26/07/2022).
Tampak dari rekaman CCTV milik tetangga korban, pria tersebut berhenti di depan rumah dan langsung mengambil satu celana dalam, sambil mengamati keadaan sekitar. Seperti masih belum puas, pria tersebut kembali meraih celana dalam yang ada di jemuran, lantas ditaruh satu persatu di bagasi depan motornya. Usai berhasil mengambil celana dalam untuk ke dua kalinya, pria tersebut kemudian menyalakan sepeda motornya dan meninggalkan lokasi.
Dari hasil penelusuran, aksi pencurian celana dalam itu ternyata sudah terjadi Rabu, 13 Juli 2022, sekitar jam 12.10 WIB, hal tersebut nampak dari rekaman cctv yang telah beredar.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Desa Prambatan Kidul, Arif Zakariya membenarkan, adanya kejadian pencurian celana dalam yang terjadi di desanya tersebut.
“Setelah kami melihat video yang lagi viral itu memang berada di salah satu rumah warga kami. Tepatnya berada di RT 3 RW 2,” jelas dia.
Ia mengaku, baru pertama kali menjumpai adanya pencurian celana dalam di daerahnya. Pasalnya, sebelum-sebelumnya tidak pernah ada kejadian itu.
“Baru ada kejadian pencurian celana dalam kali ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, atas kejadian tersebut, pemilik rumah tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa. Namun, kejadian pencurian celana dalam tersebut menjadi perbincangan warga sekitar.
“Pemilik tidak melaporkan kejadian itu kepada pemerintah desa. Tetapi menjadi bahan perbincangan di warung-warung adanya pencurian celana dalam yang terekam CCTV,” imbuhnya.
Agar tidak terjadi hal serupa, pihaknya mengimbau khususnya kepada seluruh warga Prambatan Kidul, agar lebih berhati-hati dalam menaruh jemuran. Begitu juga, dalam menyimpan barang-barang berharganya, sehingga kejadian pencurian dapat diminimalisir. (YM/YM)










