KUDUS, ISKNEWS.COM – Jabatan Kapolres Kudus resmi berganti dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026). Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi terhadap 22 pejabat di lingkungan Polda Jawa Tengah sebagai upaya penyegaran organisasi.
Selain Kapolres Kudus, mutasi kali ini juga mencakup enam pejabat utama (PJU) Polda Jawa Tengah serta 15 Kapolres dan Kapolresta lainnya. Pelaksanaan sertijab mengacu pada Surat Perintah Kapolda Jawa Tengah tertanggal 27 Juli 2026 tentang pelaksanaan serah terima jabatan di jajaran Polda Jateng.
Upacara dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para pejabat utama Polda Jateng, seluruh Kapolres jajaran, serta Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah bersama jajaran pengurus Bhayangkari Daerah Jateng.
Adapun enam jabatan pejabat utama yang mengalami pergantian meliputi Direktur Lalu Lintas, Direktur Pengamanan Objek Vital, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Direktur Reserse Siber, serta Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti. Sementara itu, pergantian terhadap 16 Kapolres dan Kapolresta dilakukan sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri.
Prosesi sertijab berlangsung sesuai tradisi kedinasan Polri. Kegiatan diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan kepada inspektur upacara, serta pembacaan surat perintah Kapolda. Selanjutnya, para pejabat yang dimutasi menjalani pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, dan pakta integritas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Setelah prosesi resmi berakhir, Kapolda Jawa Tengah didampingi Wakapolda memberikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan mutasi jabatan merupakan agenda rutin dalam pembinaan personel sekaligus bagian dari pengembangan karier di tubuh Polri. Menurutnya, rotasi kepemimpinan juga bertujuan meningkatkan efektivitas organisasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat,” ujar Yuliyanto.
Ia menambahkan, Polda Jawa Tengah akan terus memperkuat soliditas internal serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Tengah tetap aman, kondusif, serta mendukung pelayanan kepolisian yang semakin optimal. (AS/YM)






