Kasdim 0722 Dan Ketua MUI Kudus : Takbir Keliling Lebih Banyak Mudharatnya Dan Sebabkan Kemacetan Jalan

oleh -906 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Bertempat di aula Balai Desa Rendeng, kembali Kantor Kesatuan, Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kudus, Selasa (28/6), menyelenggarakan Sosialisasi Tim Terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten Kudus tahun 2016, dengan tema “Antisipasi kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri 1437 H”.

Sebagai salah satu nara sumber dalam pertemuan tersebut adalah Kasdim 0722 Kudus, Mayor Inf. Sagimin, yang pada sosialisasi siang itu menyampaiakan, “Membangun kebersamaan di wilayah Desa dengan tokoh-tokoh desa memang sudah kmi laksanakan sejak dulu sehingga kedekatan kita selama ini dengan Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda akan memperingan pekerjaan kita selama ini,” Ujarnya.

Ditambahkan oleh Kasdim sehubungan dengan antisipasi kerawanan hari raya Idul Fitri tahun ini. Dirinya menghimbau kepada Babinsa dan Babinkamtibmas untuk juga lebih menitik beratka perhatian pada lokasi rawan bencana di daerah daerah tertentu, dan ini menjadi tanggungjawabnya masing-masing (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) di wilayah-wilayah tersebut, sehingga kejadian bencana alam seperti  di wilayah Kabupaten lain tidak terjadi di Kudus, “Babinsa dan Babhinkamtibmas agar menghimbau kepada masyarakat tidak melaksanakan Takbiran keliling yang dapat menyebabkan kemacetan dan kerawanan di jalan,” Tambahnya.

Seiring dengan Kasdim, Ketua MUI Kabupaten Kudus,  H.Ahmad Hamdani, LC, “Penanggalan dan penetapan 1 Syawal 1437 H tahun ini tidak ada perbedaan diantara ormas Islam hal ini dikarenakan perhitungan ormas Islam mempunyai persamaan hal ini merupakan sinyal yang positif bagi kondusifitas di wilayah, Pelaksanaan Takbir merupakan sunah hukumnya dimanapun berada tetapi untuk pelaksanaan Takbir keliling hal ini bukanlah suatu kesunahan dan banyak mudharatnya sehingga mari kita menghimbau kepada masyarakat agar melokalisir pelaksanaan Takbiran di masjid-masjid saja.” Tandasnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :