Kepadatan Arus Tinggi Dishub Kudus Akan Pasang Lampu Lalu Lintas Jenis ITS Di Perempatan Jember

oleh

Kudus, isknews.com – Dinas Perhubungan Kudus berencana melakukan peremajaan terhadap sejumlah lampu lalu lintas di wilayahnya termasuk akan melakukan pemasangan jenis lampu lalu-lintas Intelligent Transport System (ITS) yang akan membuat prasarana dan sarana transportasi menjadi lebih informatif, lancar, aman, nyaman serta ramah lingkungan.

Pasca pemasangan Lampu Lalu Lintas (lalin) baru di perempata Gang Empat, Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus berencana menambah lampu lalin sedikitnya di lima titik persimpangan yang dinilai rawan kecelakaan. Sedang yang sudah terpasang ada di 36 titik lokasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kudus Abdul halil menjelaskan, peremajaan lampu traffic juga akan dilakukan. Beberapa yang sudah diantaranya perempatan Jalan R Agil Kusumadya utara RSU Mardi Rahayu, dan pertigaan RS Islam Sunan Kudus di Desa Prambatan Kecamatan Kaliwungu.

TRENDING :  Untuk Kelancaran Angkutan Lebaran Kru Bus AKAP Akan Dites Urine

“Ada beberapa titik yang kondisinya memang sudah tak layak,” lanjutnya.
Pemasangan Inteligent Traffic System (ITS) juga akan diturut sertakan dalam peremajaan. Hanya, kemungkinan pemasangannya baru bisa dilakukan di satu titik. Serta pelaksanaannya dilakukan pada 2020 mendatang.

“Pilihan utama kami di Simpang Jember karena memiliki karaketeristik yang pas jika diterapkan ITS. Mengingat ITSmemiliki kemampuan mengatur waktu sesuai kondisi kepadatan arus kendaraan di persimpangan,” ujar dia, Kamis (08/08/2019)

TRENDING :  8 Cabang Meriahkan FLS2N SD Tingkat Kabupaten Kudus, Ini Daftar Juaranya

Dengan rangkaian pararel dan tersambung satu sama lain di liap lampu traffic.

Suasana di salah satu sudut di perempatan Jember (Foto: YM)Kudus

“Sementara satu IST dulu karena harganya cukup mahal mencapai sekitar Rp 1 miliar untuk satu paket persimpangan,” terangnya.

Selain traffic light, 96 titik lampu warning light juga telah terpasang di Kota Kretek. Rambu jalan 1.602 titik, cermin tikung 73 titik, dan guardrail atau pagar pembatas jalan sebanyak 76 titik juga telah dipasang di lapangan.

Hanya, jumlah tersebut dirasa kurang karena masih banyaknya masukan dari pengguna jalan tentang penambahan rambu lalu lintas, cermin cekung , warning light, maupun pagar pembatas jalan.

TRENDING :  Bakal Jadi Ajang Pembukaan Porprov 2022, Stadion Wergu Wetan Segera Direnovasi

”Permintaan di lapangan sangat banyak,” ucap Kabid Sarana Prasarana dan Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sanyoto.

Berdasar hasil surveinya, lampu warning lighth butuh tambahan di 25 titik lokasi lagi, rambu jalan 1.000 titik lokasi, cermin tikung 100 titik lokasi dan pagar pembatas jalan di 30 titik.

Survey didasari dari permintaan masyarakat terkait penambahan kelengkapan keamanan lalu lintas.

“Kami anggarkan di 2020 mendatang. Tentu tidak semuanya bisa terpenuhi, kami lihat yang perlu terlebih dahulu,” Ungkap dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :