Kepala Sekolah di Daerah Rawan Banjir Diminta Waspada

oleh
Foto: SD 4 Golantepus, satu diantara SD di Kecamatan Mejobo yang terdampak banjir. (Darmanto Nugroho/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, meminta para kepala SD dan SMP yang letak sekolahya di daerah yang rawan bencana banjir, untuk tidak kehilangan kewaspadaan. Hal itu terkait dengan curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ini, sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi bencana yang diakibatkan oleh cuaca yang tidak bersahabat itu.

Kepala Disdikpora Kabupaten Kudus, Joko Susilo melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Kasmudi, saat dihubungi isknews.com, Kamis (08-01-2018) mengatakan hal itu. Menurut dia, daerah yang rawan bencana banjir di Kabupaten Kudus, diantaranya adalah Kecamatan Mejobo. Pada saat terjadinya bencana banjir, Senin (05-01-2018) lalu, tercatat 13 sekolah tidak bisa melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), karena akses menuju sekolah terendam banjir setinggi sekitar 30 – 40 sentimeter, sehingga akan membahayakan jika dilewati.

TRENDING :  Lampu Lalu Lintas di Poroliman Burikan Akan diremajakan

“Ke-13 sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Mejobo itu, terdiri dari 12 SD dan satu SMP. SD yang keadaannya paling parah ada di Desa Mejobo dan Golantepus,” terangnya.

TRENDING :  Sudah Halalkah Diri Kita?

Dari hasil peninjauan ke sekolah yang terdampak banjir, satu hari setelah terjadinya bencana, lanjutnya, belum ditemukan kerusakan pada bangunan fisik atau Sarana dan Prasarana (Sarpras). Hal itu karena sebagian bangunan SD di Kecamatan Mejobo, sudah direhab dengan peninggian atap dan lantai, rata-rata 30 senimeter, sehingga air genangan banjir tidak masuk ke dalam ruang kelas.

“Hanya sebagian kecil SD yang ruang kelasnya kemasukan air dan lumpur oleh banjir, itu pun bisa langsung dibersihkan dalam satu hari. Sehingga KBM lancar dan tidak terganggu,” sebutnya.

TRENDING :  H.M. Tamzil berpesan agar masyarakat tidak patah semangat menyelesaikan pendidikan

Meski demikian, karena dalam beberapa hari ke depan, curah hujan di Kudus diprediksi masih tinggi, para Kepala Sekolah diminta melalukan langkah antisipasi, antara lain menyelamatkan dokumen-dokumen penting sekolah dengan manaruh di tempat yang tinggi, sehingga tehindar dari ancaman banjir.

“Langkah antisipasi itu perlu sekali, karena bencana banjir bisa terjadi setiap saat, kondisi cuaca masih hujan deras seperti sekarang ini,” pungkas Sekdin Disdikpora Kabupaten Kudus itu. (DM/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :