Kerja Bakti Bersihkan Sampah Jembatan Kesambi, Mobilitas Ekskavator Terkendala Sempitnya Akses Jalan

oleh

Kudus, isknews.com – Sebuah ekskavator jenis long arm milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juwana akhirnya didatangkan dari Semarang ke Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kudus di area timbunan sampah yang menggunung di sekitar jembatan 1 dan 2 Desa tersebut.

Alat berat itu bertugas membersihkan timbunan sampah yang sempat menyumbat dibawah tiang jembatan, Selasa (05/11/2019). Sebelumnya, akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kudus pada Senin (04/11/2019) sore. 

Sebelumnya, akibat hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kudus pada Senin (04/11/2019) sore. Menyebabkan tumpukan sampah di Jembatan 2 Desa Kesambi kian menggunung dan meluas.

Namun saat dilapangan terjadi sedikit kendala, lantaran terbatasnya akses jalan bagi ekskavator untuk menjangkau sisi sisi lain sungai tersebut. Lebar jembatan di desa Kesambi yang berukuran sekitar satu hingga dua meter saja, membuat alat berat tersebut tidak dapat masuk ke sisi timur. Sehingga proses pengedukan hanya dapat dilakukan dari sisi barat saja.

TRENDING :  Eskalator Pasar Kliwon Sebentar Lagi Beroprasi

Padahal tumpukan sampah di pintu air (sisi timur sungai -red) cukup tinggi dan mengganggu aliran air dari Sungai Piji 1 ke Sungai Piji 2.

Ekskavator jenis long arm milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juwana yang sedang membersihkan salah satu sudut jembatan Kesambi (Foto: YM)

Menyikapi hal ini, Sekertaris Daerah kabupaten Kudus, Sam’ani Intakhoris megusulkan kepada Kepala UPT Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (DPSDA) Jawa Tengah cabang Kudus untuk menjebol tanggul sisi barat Jembatan 2.

TRENDING :  Carut Marut Lajur Difabel di Trotoar Pati

“Kalau tanggulnya dijebol, nanti alat beratnya bisa masuk dan membersihkan sampah yang ada di sisi timur,” ujarnya. Sembari melanjutkan, cara ini dapat membuat proses pengerukan sampah dapat berjalan dengan cepat dan efektif.

Sebagai wujud antisipasi akan datangnya hujan lebat yang mengguyur wilayah Mejobo. Pihaknya menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kudus untuk menyiapkan karung dan tanah, yang nantinya digunakan untuk menaggul dinding tanggul yang dijebol itu. Selain itu, dia juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus untuk memperbaiki tanggul tersebut.

TRENDING :  Tahun 2018 Jalan Protokol Rembang Mulai Ditingkatkan
Sekretaris Daerah Kudus, Sam’ani Intakhoris saat mengunjungi lokasi kerja bakti warga dan aparat serta BPBD untuk membersihkan timbunan sampah di bawah jembatan 2 Kesambi (Foto: YM)

“Kami siap kondisikan berbagai kemungkinan yang akan terjadi,” katanya. Meski begitu, dia mengaku memasrahkan keputusan tersebut kepada BBWS selaku pemilik aset.

Sementara itu, Harso Widodo, Camat Mejobo berharap langkah tersebut dapat disetujui oleh BBWS. Mengingat proses peminjaman Ekskavator Long ARM dari BBWS hanya berlaku selama tiga hari saja.

“Waktu tiga hari ini kita maksimalkan betul,” tandasnya.

Dalam tengat waktu tiga hari itu, dirinya mentargetkan proses pengedukan sampah dapat melingkupi Jembatan 1 sampai dengan Jembatan 3. Dengan begitu, resiko tanggul jebol akibat menumpuknya sampah dapat diminimalisir. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :